Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
INGIN Sumber Daya Manusia (SDM) Bangka Belitung memiliki daya saing global, Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin, undang Direktur Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Larso untuk memotivasi dan menyosialisasi program LPDP yang memfasilitasi beasiswa baik di dalam maupun luar negeri.
"Tugas saya sebagai bagian dari pemerintah adalah membukakan peluang bagi kalian untuk melihat dunia dan bersaing secara global. Di luar sana, kalian harus berani tampil dan jangan pernah ragu bahwa anak muda Bangka Belitung ini bisa," ujarnya memotivasi pelajar dan mahasiswa yang hadir baik secara offline maupun online pada Seminar Beasiswa Exchanges "SDM Bangka Belitung Mengglobal", bersama LPDP di Ruang Mahligai, Rumah Dinas Gubernur, Senin (27/6).
Dikatakannya, manusia dilahirkan dan diberikan bekal yang sama oleh Allah SWT. Bekal inilah yang harus dimanfaatkan oleh anak-anak muda Bangka Belitung.
"Langkah pertama, kalian harus meruntuhkan tembok penghalang, buang jauh rasa minder, tidak berani, tidak percaya diri, dan merasa orang lain lebih hebat. Jangan pernah merasa kita kalah dari anak-anak muda kota besar. Di sini tadi sudah kita saksikan bagaimana tiga orang anak muda Bangka Belitung mampu bersaing dan berhasil mendapatkan beasiswa ke Amerika Serikat," tegasnya.
Ia menambahkan, kunci sukses tidak hanya dari pendidikan akademis saja, namun harus diimbangi dengan pendidikan karakter.
"Pintar secara akademis tidaklah cukup, tapi milikilah karakter yang kuat dengan meningkatkan softskill. Belajarlah di luar apa yang diajarkan di ruang kelas," pesannya.
Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, anak muda Bangka Belitung termotivasi dan memiliki informasi serta peluang yang lebih besar untuk meraih beasiswa di kampus-kampus ternama dunia.
"Bertarunglah! Kalian bisa, semoga setelah ini saya tidak melihat kalian di sini, tapi sudah tersebar ke seluruh dunia," pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso mengatakan peluang beasiswa bagi masyarakat Indonesia saat ini cukup besar.
"Pemerintah saat ini menyediakan dana cukup besar untuk meningkatkan SDM bangsa, yang dananya meningkat setiap tahunnya. Pada 2020, dana yang dikelola pemerintah ada sekitar Rp50 triliun, dan sekarang sudah ada Rp120 triliun. Itulah dana yang disisihkan bangsa ini untuk mendidik SDM kita," ungkapnya.
Baca juga : 14 Mahasiswa i3L Lolos Beasiswa IISMA 2022
Dana ini lanjutnya, merupakan bukti sekaligus komitmen pemerintah agar SDM kita mampu mengelola dan meningkatkan nilai Sumber Daya Alam (SDA) bangsa.
"SDA tanpa SDM, ya kita akan kembali seperti dulu. Kita menjual bahan baku mentah ke luar negeri, kita tidak memiliki nilai tambah. Untuk itulah saat ini pemerintah menggelontorkan dana yang besar," lanjutnya.
Dwi menjelaskan, tahun ini akan ada 10.000 beasiswa yang disiapkan untuk putra putri terbaik bangsa.
"Yang baru kita rekrut dari LPDP saja ada 4.000 mahasiswa S2 dan S3, ditambah lagi 4.000 beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk dosen dan guru yang dananya dari LPDP. Kemudian, dari Kementerian Agama (Kemenag) sebanyak 2.000 beasiswa. Jadi anda lihat seberapa masifnya kita," ujarnya.
Dwi Larso berharap peserta beasiswa dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan meningkat setiap tahunnya.
"Oleh karenanya, untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kita akan melakukan sosialisasi beasiswa LPDP secara masif agar pesertanya tiap tahun meningkat. Tidak hanya itu, sejak tahun 2021, kami juga telah menyiapkan beasiswa S1 melalui Kemendikbud," jelasnya.
"Masih banyak program-program belajar baik itu beasiswa maupun pertukaran pelajar hingga ke luar negeri. Untuk itu, kami minta agar nanti Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat bekerjasama dengan kami," katanya.
Di akhir kegiatan, dirinya berpesan agar anak muda Bangka Belitung dapat memanfaatkan peluang beasiswa tersebut.
"Jadi tolong dimanfaatkan. Karena pengalaman sekolah di luar daerah tidak hanya untuk mendapatkan knowledge, tapi juga mengasah skill dan attitude, "pungkasnya.
Saat kegiatan, peserta juga mendapatkan motivasi dari Ibu Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Sri Utami Soedarsono. Tidak hanya itu, peserta juga mendapat informasi, tips dan trik jitu untuk meraih beasiswa dari alumni LPDP, Community College Initiative (CCI), dan juga dari Ruang Guru. (RO/OL-7)
ANGGOTA Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendukung wacana mengalokasikan sebagian uang hasil pengembalian korupsi sebesar Rp13 triliun ke Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan niat menyumbangkan uang rampasan tindak pidana korupsi untuk riset dan dana LPDP, Wamendikti Stella Chistie sebut akan prioritaskan sektor mana
Pendekatan STEM juga dipandang sesuai untuk memperkuat industri pertahanan di Tanah Air.
The Future Festival merupakan wujud kontribusi untuk meningkatkan akses masyarakat umum secara mengenai informasi untuk melakukan studi lanjutan.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung berencana menghadirkan terobosan dalam program bantuan sosial bagi mahasiswa yakni Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) bisa berkuliah di luar negeri
KETERTARIKAN Wahyu Bagus Yuliantok, atau lebih dikenal Bagus, dalam berorganisasi tumbuh sejak ia menjalani kehidupan sebagai mahasiswa di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2004-2009.
Selain memutus akses jalan, kejadian ini juga menimbulkan korban. Dua pengendara sepeda motor yang sedang melintas saat jembatan roboh terjatuh dan mengalami luka.
Kapolda Babel Irjen Viktor T. Sihombing mengatakan patroli tersebut dilaksanakan oleh personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Menumbing (OLM) 2025.
Kenaikan UMP 2026 sebesar 4,05 persen di Bangka Belitung dipandang sudah cukup baik untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.
Kenaikan harga telur ayam berdampak pada penurunan daya beli masyarakat.
Sementara Kasat Intelkam Polres Bangka Iptu Djunaidi mengatakan, sejak di penerimaan P3K dibuka kamis lalu jumlah pemohon SKCK membludak.
Tercatat tahun 2024 ada sekitar 28.559 orang mengidap penyakit diabetes, sedangkan di tahun 2025 ini di perkirakan mencapai 30 ribu orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved