Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA di Donggala, Sulawesi Tengah, dibuat heboh dengan adanya penemuan ratusan hewan ternak jenis sapi mati mendadak di kabupaten itu. Salah satu warga Donggala, Arlin Safar, mengatakan, sapi mati mendadak di Donggala sudah terjadi sejak awal Mei 2022 hingga Juni 2022.
"Terakhir, minggu lalu kalau tidak salah itu ada empat ekor sapi teman yang juga mati mendadak. Dari laporan beberapa teman-teman peternak, sudah mau ada 120-an sapi yang mati," kata Arlin kepada Media Indonesia saat ditemui di Palu, Selasa (14/6).
Menurut Arlin, sapi yang mati mendadak tersebut belum diketahui secara pasti penyebabnya. Namun, banyak peternak khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Banawa Selatan sampai Kecamatan Rio Pakava menduga sapi-sapi tersebut mati karena terjangkit penyakit.
"Katanya sapi-sapi mati itu karena penyakit parasit darah. Cuman belum dipastikan juga," imbuhnya.
Terpisah, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Veteriner Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulteng Erwin Huruji mengaku telah menerima laporan ratusan ternak mati mendadak di Donggala. Seusai menerima laporan tersebut, lanjutnya, sudah diambil langkah antisipasi dengan melakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel.
"Saat ini masih dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab penyakit yang menginfeksi ternak tersebut sehingga mati," ucap Erwin.
Baca juga: Vaksinasi PMK Darurat Perdana Dilakukan pada Sapi Peternak Sidoarjo
Berdasarkan informasi sejumlah peternak di Donggala, sapi tersebut mati mendadak karena terjangkit penyakit. Erwin menilai, hal itu bisa saja menjadi penyebab. Terlebih berdasarkan laporan ternak yang mati tersebut merupakan ternak yang dilepasliarkan di areal perkebunan sawit milik perusahaan.
"Ada dua kemungkinan penyebab kematian mendadak sapi-sapi itu. Bisa jadi karena racun akibat pemupukan sawit dan terkena parasit darah yang vektornya disebarkan oleh lalat sesuai dugaan sejumlah peternak," tukasnya. (OL-5)
HUJAN deras mengguyur Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (11/1). Curah hujan tinggi membuat empat desa tergenang.
PROGRAM Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PKK Ormawa) Universitas Widya Nusantara Palu, Sulawesi Tengah, menggelar sosialisasi manajemen keuangan dan pemasaran digital.
PEMERINTAH Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, menuntut hak atas Dana Bagi Hasil (DBH) Migas dari aktivitas eksplorasi dan produksi gas bumi berskala jumbo di Selat Makassar.
Panel 3 tersebut dipimpin oleh Hakim Konstitusi Arief Hidayat, didampingi Enny Nurbaningsih dan Anwar Usman.
Bakal calon Gubernur Sulawesi Tengah, Ahmad Ali mengusulkan pemekaran wilayah Donggala menjadi kabupaten baru sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Tenaga Ahli Gubernur Sulteng, M Ridha Saleh mengatakan, dalam peresmian yang dihadiri wapres, akan dilakukan juga penanaman perdana jenis komoditi pangan dan hortikultura.
Pelibatan Mabes Polri diperlukan untuk menguji transparansi penanganan kasus yang selama ini bergulir di Polda Sulteng.
HUJAN deras mengguyur Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (11/1). Curah hujan tinggi membuat empat desa tergenang.
CIFOR-ICRAF Indonesia bersama Kelompok Kerja Solutions for Integrated Land and Seascape Management in Indonesia (Pokja SOLUSI) Sulawesi Tengah menggelar konsultasi publik.
Filosofi siaga sebelum bencana harus menjadi budaya kerja sekaligus budaya hidup
ATLET asal Sulawesi Tengah, Brigpol Akyko Micheel Kapito, dipastikan memperkuat tim nasional Teqball Indonesia pada Sea Games Thailand 2025.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido, mendorong para dokter umum di Sulteng melanjutkan pendidikan dokter spesialis melalui Program Beasiswa Berani Cerdas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved