Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan membuat proyek percontohan pertanian padi di atas air atau disebut padi apung. Pilot project ini diharapkan dapat menjadi solusi kasus kegagalan tanam dan panen akibat banjir.
"Kita tengah mengembangkan tanaman padi dengan sistem terapung. Pilot project ini sudah kita perlihatkan kepada menteri pertanian dan rencananya akan kita kembangkan secara luas di Kalsel," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalsel Syamsir Rahman, Rabu (1/6).
Padi apung ini dikembangkan di sejumlah daerah pertanian lahan rawa seperti Kabupaten Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Utara dengan luas total 50 hektare.
"Estimasi kita pertanian sistem apung justru bisa meningkatkan produksi hingga 7-8 ton per hektare. Sedangkan hasil panen padi di lahan rawa selama ini hanya 4 ton," ujarnya.
Sistem padi apung hampir sama dengan pertanian hidroponik skala besar, tanaman padi ditanam di dalam pot dan diletakkan terapung di atas air. Syamsir melanjutkan, pengembangan padi apung dilatarbelakangi kondisi terendamnya lahan pertanian rawa akibat banjir yang tak kunjung surut lebih dari setahun terakhir sehingga petani tidak bisa bercocok tanam.
"Luas lahan pertanian Kalsel 400 ribu hektare dan 20% adalah pertanian lahan rawa. Jika kondisi ini tidak segera diatasi maka produksi padi Kalsel terancam dan kehidupan petani akan semakin sulit," kata Syamsir.
Baca juga: Fakultas Pertanian UMJ Gelar Panen Raya Perdana dari Program Kebun Hidroponik
Terlebih target Kalsel sebagai penyangga pangan utama bagi ibu kota negara (IKN) mengharuskan peningkatan produksi pertanian tanaman pangan secara signifikan. Produksi beras Kalsel mencapai 1,1 juta ton mengalami surplus sebesar 650 ribu ton. Sekitar 400 ribu ton akan dipasok untuk kebutuhan IKN.
Bakeri, Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI) Kabupaten Hulu Sungai Selatan, mengatakan saat ini banyak petani lahan rawa di daerahnya (Nagara) tidak bisa tanam karena kondisi air rawa yang terus menerus dalam.
"Para petani terpaksa mencari pekerjaan lain atau menyewa lahan garapan di daerah lain," ungkap Bakeri yang kini menjadi buruh pembukaan perkebunan kopi di Bati-bati, Tanah Laut.(OL-5)
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
PENYALURAN pupuk bersubsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi, dianggap menjadi fondasi penting dalam transisi pertanian.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved