Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT ini, wilayah Sumatra Selatan (Sumsel) sudah memasuki musim kemarau. Hawa panas juga diketahui sedang melanda wilayah tersebut.
Meski terjadi hawa panas, curah hujan bahkan hujan lebat petir masih terjadi di Palembang. Berdasarkan perkiraan, awal musim kemarau untuk Sumsel pada akhir Mei hingga Juni 2022.
Baca juga: BMKG: Kondisi Panas Terik di Indonesia Bukan Gelombang Panas, Ini Penjelasannya
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG SMB II Palembang Sinta Andayani mengatakan kondisi panas terik atau gerah disebabkan berkurangnya tutupan awan, karena menjelang awal musim kemarau.
"Potensi pertumbuhan awan hujan mulai mengalami penurunan," ujar Sinta, Sabtu (14/5).
Menurutnya, potensi turun hujan masih tetap ada, karena wilayah Indonesia yang merupakan kepulauan dan memiliki perairan luas. "Air sebagai bahan baku hujan menyebabkan proses konvektif selalu ada," imbuhnya.
Baca juga: Kebakaran Lahan Mulai Melanda Wilayah Kalsel
Dalam hal ini, faktor dinamika atmosfer yang dapat memengaruhi terjadinya hujan, sekali waktu juga masih aktif. "Hanya saja pasokan uap air yang tersedia tidak sebanyak saat musim hujan," jelas Sinta.
Beberapa waktu terakhir, lanjut dia, ada konvergensi dan belokan di sekitar Sumsel, yang menyebabkan potensi hujan. "Sumsel mulai hampir tidak ada hujan dalam satu bulan. Biasanya terjadi saat puncak kemarau, yang diperkirakan pada Juli dan September," tutupnya.(OL-11)
Cuaca ekstrem meningkatkan kadar TNF-alpha serta mengubah jumlah sel darah putih, membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit.
“Adanya perubahan lahan, bangunan-bangunan semakin banyak sehingga menyebabkan panas yang lebih ekstrem,”
BMKG menyebut suhu panas yang sempat melanda sebagian wilayah Indonesia mulai menurun dibandingkan pekan sebelumnya.
Pada Oktober, posisi matahari berada hampir tepat di atas Pulau Jawa dan Bali, sehingga kedua wilayah ini menerima intensitas radiasi matahari yang lebih tinggi.
BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat meningkat di sebagian wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, 21–27 Oktober 2025 meski cuaca panas masih terjadi
Sinar matahari yang panas dan terik juga akan merangsang syaraf dalam kepala, dan meningkatkan rasa sakit kepala pada penderitanya.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait meningkatnya potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Kepulauan Riau (Kepri).
CUACA ekstrem masih terjadi puluhan daerah di Jawa Tengah Sabtu (24/1) mengakibatkan bencana hidrometeorologi.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Sabtu (24/1/2026).
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mendeteksi pembentukan Siklon Tropis Luana atau Siklon Luana yang menyebabkan angin kencang di beberapa wilayah Indonesia.
AKHIR pekan ini, Sabtu (24/1/2026), diwarnai dengan cuaca ekstrem seperti angin kencang di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Angin kencang hari ini dilaporkan menerjang secara serentak.
Memasuki puncak musim hujan, warga Jakarta diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang berencana menghabiskan akhir pekan di luar ruangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved