Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANA tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan Kemal Redindo Syahrul mengungkapkan stok minyak goreng curah menipis dan mulai sulit ditemukan di pasaran. Bahkan, menurutnya, dari data Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, stok minyak goreng curah minus 3.000 liter lebih dari kebutuhan.
Itu menjadi ironi lantaran yang mulai menghilang di pasaran itu malah minyak goreng curah pascapenetapan harga minya goreng curah dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp14 ribu per liter. Itu memang terlihat di sejumlah pasar tradisional di Kota Makassar. Kalau pun ada minyak goreng curah, harganya antara Rp20 ribu hingga Rp24 ribu. Padahal Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) akan memberikan subsidi agar masyarakat mendapatkan minyak goreng curah dengan harga Rp14 ribu per liter.
Yang terjadi, harga minyak goreng kemasan disesuaikan dengan harga keekonomian, tidak lagi langka, tetapi harganya juga mencapai Rp27 ribu per liter. "Jadi yang banyak lepas itu yang kemasan. Tidak ada ketetapan HET dari Kementerian Perdagangan. Ini yang membuat harga makin naik," keluh Redindo, Rabu (23/3).
Meski begitu, dia memastikan stok atau ketahanan pangan di Sulsel tetap aman menjelang Ramadan hingga Idulfitri. "Khusus sembilan bahan pokok (sembako) lokal, tidak perlu khawatir," kata Redindo. Dia tidak menampik harga bakal tidak stabil menjelang Ramadan. Bahan pokok itu seperti beras, daging ayam, daging sapi, bawang merah dan putih, cabai, serta gula pasir. Harganya ada yang naik, ada juga yang turun.
Baca juga: Pedagang Serbu Minyak Goreng Curah Datang di Pasar Bitingan Kudus
Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Sulsel, Ashari F Radjamilo mengaku akan memanggil kembali para distributor penyedia minyak goreng. Ini untuk membahas dan memastikan ketersediaan minyak goreng curah maupun kemasan sebelum Ramadan. (OL-14)
Tim SAR temukan FDR dan CVR pesawat jatuh di Maros-Pangkep, Sulsel, Rabu (21/1). Data kotak hitam segera diserahkan ke KNKT untuk investigasi penyebab kecelakaan.
TIM SAR gabungan berhasil menemukan korban kedua berjenis kelamin perempuan, dari jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport di lereng Gunung Bulusaraung namun belum dievakuasi
KNKT menyampaikan bahwa pesawat ATR 42 pecah berhamburan akibat menabrak lereng gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Sakti juga menyampaikan rasa keprihatinannya atas insiden pesawat ATR 42-500 dengan kode registrasi PK-THT yang hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan tersebut.
ATR adalah singkatan dari Avions de Transport Régional (Prancis) atau Aerei da Trasporto Regionale (Italia).
Jumlah penumpang on board (POB) sebanyak 11 orang, delapan kru pesawat dan tiga orang penumpang. Saat ini tim SAR Gabungan telah mengerahkan personel, mobil truk, drone dan rescue car satu tim.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved