Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA minyak goreng (migor) di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, terus menunjukan tren kenaikan setiap pekan. Kenaikan harga minyak goreng terjadi setiap pekan itu menggeret pula harga rempah-rempah.
Dalam tiga pekan terakhir, pergerakan harga minyak goreng di Lembata, dimulai dari harga 110 ribu rupiah per Lima liter, 115 ribu dan sekarang 120 ribu rupiah per 5 liter.
Sedangkan harga minyak goreng dengan kapasitas 1/2 liter, kini dibandrol 12 ribu rupiah dari harga sebelumnya 10 ribu rupiah per 1/2 liter.
Landa Bethan, pengusaha toko sembako di Pasar Pada, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Rabu (16/3/2022), mengatakan, kenaikan harga minyak terjadi dalam skala Nasional.
"Sekarang ini kami kesulitan pasokan minyak goreng dari Surabaya. Sudah tiga pekan Surabaya tidak melayani permintaan minyak goreng lagi. Karena itu, harga juga ikutan naik. Setiap Minggu harga berubah naik," ungkap Landa Bethan.
Sementara itu, kenaikan harga minyak goreng menggeret pula harga rempah-rempah. Sejak dua pekan lalu, harga rempah, rempah pun ikut tergeret naik.
Jumadi, pedagang pasar Pada, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, menjelaskan, harga bawang merah, naik dari harga Rp20 ribu per Kg, sekarang Rp30 ribu per kg. Bawang putih naik dari harga Rp30 ribu per kg, menjadi Rp40 ribu per Kg. Tomat pun, naik dari harga sebelumnya Rp15 ribu per kg, sekarang naik menjadi Rp20 ribu per Kg.
Lombok kecil naik dari harga Rp25 ribu per Kg, sekarang naik menjadi Rp30 ribu per Kg. Begitu pula harga Lombok besar dari Rp30 ribu menjadi Rp35 ribu per Kg.
Menurut Jumadi, pedagang di pasar Pada, kenaikan harga sejumlah rempah-rempah tersebut di pengaruhi kenaikan harga minyak goreng.
"Harga barang ini naik karena ada kenaikan harga minyak goreng. Biasanya kalau orang beli minyak goreng selalu dengan Lombok, tomat, bawang putih, barang merah," ungkap Jumadi.
Ia menyebut, stok rempah rempah tersebut didatangkannya dari luar Lembata. (OL-13)
Baca Juga: Butuh Akselerasi, Kasetpres Heru Layak Jadi Pj Gubernur DKI
Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan produksi dan stok crude palm oil (CPO) nasional dalam kondisi aman untuk mengantisipasi lonjakan permintaan minyak goreng selama Ramadan.
Untuk pembelian MinyaKita, satu konsumen dibatasi maksimal 12 liter atau satu karton.
Holding Perkebunan PTPN III melalui subholding PTPN IV PalmCo memastikan kesiapan pasokan minyak goreng nasional guna menjaga stabilitas harga selama Ramadan dan jelang Lebaran.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka kasus korupsi ekspor CPO 2020–2024. Negara diperkirakan rugi Rp14,3 triliun akibat manipulasi klasifikasi produk untuk hindari aturan DMO.
MENJELANG Idul Fitri 2024 minyak goreng kemasan merek Minyakita dan Curah mengalami kelangkaan dan mahal di pasar tradisional yang ada di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar).
HARGA minyak goreng curah atau minyak goreng tanpa merk dengan kemasan plastik di pasar tradisional Kota Depok, Jawa Barat terpantau melambung tinggi, harganya hampir setara
Jika HET minyak goreng curah dinaikkan, sudah barang tentu akan menambah beban masyarakat. Padahal, masalah utamanya ada pada aspek distribusi.
Permasalahan di sisi distribusi diduga yang mendorong pemerintah berencana menaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan seusai Lebaran 2024.
MENTERI Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kenaikan harga minyak goreng curah tak bisa dihindari.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) menegaskan bahwa tidak akan ada perubahan terhadap harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved