Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PETUGAS Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok mengevakuasi seekor biawak yang jatuh kedalam sumur warga. Saat evakuasi, biawak berukuran jumbo itu masih hidup.
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana DPKP Kota Depok Romulo Hutauruk mengatakan biawak berukuran jumbo dengan panjang 1,3 meter dievakuasi dari sumur milik Jamal warga Gang Haji Yadi RT 003 RW 01 Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok
"Tim kami melakukan evakuasi menggunakan tangga kayu, tali nilon, dan Senter karena peristiwanya malam pukul 20.00 WIB," kata Romulo ketika dihubungi, Senin (7/3).
Romulo mengatakan pemilik rumah tidak mengetahui kenapa tiba-tiba seekor hewan liar (biawak) berada di dalam sumurnya.
"Sehingga warga sekitar sempat dibuat heboh karena belum pernah kejadian. Pemilik rumah dan warga menghubungi posko penyelamatan DPKP," jelasnya.
Regu penyelamat yang tiba di lokasi langsung turun ke dalam sumur menggunakan tangga kayu. Ia mengaku proses evakuasi terhadap hewan liar tersebut berjalan relatif lama.
"Hal itu, karena sumur sangat dalam yakni sekitar 10 meter lebih dan biawak sempat mengelak ketika regu penyelamatan hendak mengikatkan tali ke bagian leher dan ekor," tuturnya.
Baca juga: Damkar Evakuasi Belasan Biawak dan Ular dari Pemukinan di Depok
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional DPKP Kota Depok Welman Naipos-pos menambahkan pihaknya melakukan evakuasi terhadap seekor ular Sanca sepanjang tiga meter.
Ular yang dievakuasi itu bersarang di sebuah dapur milik Dede, warga Jalan Katim Palaza RT 004 RW 07, Kelurahan Kalimulia, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, pukul 08.00 WIB.
Hewan liar tersebut memasuki rumah melalui pintu belakang dan mengonggok didekat tabung gas dengan lidah menjulur.
Kini, sambung Welman dua hewan liar tersebut diamankan di Markas DPKP, Jalan Boulevard, Sukmajaya, Kota Depok untuk diserahkan ke organisasi pencinta reptil.(OL-5)
Video viral pria gendong diduga mayat di Tambora ternyata biawak 1,7 meter. Simak penjelasan Polsek Tambora dan alasan pria tersebut jalan kaki.
Setelah polisi melakukan pengecekan dan pemeriksaan. Berikut fakta dan kronologi video viral pria yang diduga gendong mayat di Tambora yang ternyata biawak
SEORANG pria diduga memanggul mayat di RT 012 RW 06 Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Ia terekam oleh kamera pengawas CCTV. Kepolisian langsung melakukan penyelidikan
Ia menegaskan bahwa interaksi biawak dengan manusia sering berubah seiring penurunan predator alami.
Kereta cepat Whoosh dengan rute Tegalluar Summarecon-Halim Jakarta mengalami keterlambatan selama 40 menit akibat menabrak seekor biawak di jalur antara Stasiun Padalarang dan Karawang.
PIHAK Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota masih terus melakukan penyelidikan kasus tewasnya pekerja kebersihan TPST Bantar Gebang. Pihak kepolisian mengerahkan anjing pelacak atau K-9.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved