Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH kader Golkar Jawa Barat menolak adanya proses aklamasi dalam pemilihan ketua DPD. Alasannya, proses dengan cara itu dinilai
tidak akan melahirkan pemimpin berkualitas yang diharapkan mampu
mengembalikan kejayaan partai tersebut di Tanah Pasundan.
Salah seorang kader Golkar Jawa Barat, Dida Suherman, menjelaskan, saat
ini sejumlah pejabat DPP Golkar menginginkan adanya aklamasi untuk
memuluskan Ace Hasan Sadzily menjadi Ketua DPD Golkar Jawa Barat. Selain keinginan aklamasi, ada unsur pemaksaan dalam pemilihan
tersebut, sehingga sangat tidak mencerminkan azas demokrasi.
"Jika para pengurus Golkar Jawa Barat tidak mendukung aklamasi, DPP
tidak segan akan bertindak tegas. Sebagai partai besar, pemaksaan ini
tidaklah etis," katanya, di Bandung, Selasa (22/2).
Dia menilai hal ini sebagai bukti beberapa pengurus DPP tidak dewasa
dalam berpolitik. "Sehingga memilih memaksakan kehendak demi kepentingan segelintir orang," katanya.
Seharusnya, lanjut dia, para pengurus DPP Partai Golkar bisa memberikan
contoh kepada pengurus di bawah tentang berpolitik yang tetap menjunjung tinggi sistem demokrasi.
"Kalau caranya begitu, sudah saja pak Ace di SK-kan saja, tanpa melalui mekanisme Musda. Apalagi ada acaman DPD yang tidak mendukung Pak Ace akan di-caretaker, apa kabar dengan AD/ART partai?" katanya.
Selain itu, Dida mempertanyakan alasan Ace Hasan Sadzily menjadi Ketua
DPD Golkar Jawa Barat. Padahal, kinerja Ace selama menjabat sebagai Plt Ketua DPD Golkar Jawa Barat tidaklah bagus karena hampir tidak ada pergerakan partai.
"Jadi tolonglah kepada para pengurus DPP Partai Golkar tidak usah
intervensi dalam gelaran Musda Golkar Jabar. Biarkan kami di daerah
belajar untuk berdemokrasi dalam menentukan pemimpin di Jabar. Bukan
kami menolak Pak Ace, namun kita kan berpartai ada aturannya," katanya.
Dia juga memastikan jika dalam Musda Golkar Jawa Barat yang demokratis
Ace terpilih menjadi ketua, pihaknya tidak akan mempermasalahkannya.
Bahkan pihaknya akan mendukung dan berjuang di Pemilu 2024.
"Kita tidak ada masalah dengan Pak Ace, jika nanti dalam Musda Pak Ace
terpilih. Kita akan menerima dengan lapang dada, karena Pak Ace hadir
dari buah demokrasi, bukan dari hasil intervensi," tegasnya. (N-2)
Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan skema kompensasi bagi pengemudi angkutan lokal sebagai langkah untuk mengurangi potensi kemacetan selama arus mudik
Seorang ibu di Subang, Jawa Barat kini harus berhadapan dengan hukum setelah menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun.
Langkah ini diambil sebagai bentuk pelayanan publik dan kepedulian sosial guna memastikan masyarakat dapat pulang kampung dengan aman, tertib, dan terencana menjelang Idulfitri.
Unpad masih menunggu hasil visum setelah seorang mayat pria ditemukan tewas gantung diri di dahan pohon di kawasan kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (19/2)
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved