Senin 14 Februari 2022, 21:10 WIB

Waduh, Koruptor Tambang Divonis Bebas Pengadilan Tipikor Kendari

Abdul Halim | Nusantara
Waduh, Koruptor Tambang Divonis Bebas Pengadilan Tipikor Kendari

MI/ABDUL HALIM
Suasana persidangan di Pengadilan Tipikor Kendari

 

SIA-sia sudah kerja keras Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara. Demi menyelamatkan keungan negara, para penyidik mengajukan tiga terdakwa kasus korupsi tambang nikel ke pengadilan.

Hasil kerja keras lebih dari satu tahun itu, dimentahkan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Kendari. Mereka memutuskan salah satu terdakwa, yakni Yusmin, mantan Kepala Bidang Minerba, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sulawesi Tenggara, tidak bersalah.

Vonis bebas dibacakan majelis hakim yang dipimpin I Nyoman Wiguna, Senin (14/2) sore.

Sebelumnya, terdakwa kasus korupsi tambang pada PT Toshida Indonesia itu dituntut hukuman penjara selama 10 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum.

Namun, I Nyoman Wiguna dan kawan-kawan menyatakan terdakwa Yusmin tidak terbukti secara sah  dan meyakinkan  bersalah melakukan tindak pidana  korupsi.

"Karena itu, majelis hakim membebaskan  terdakwa  Yusmin dari seluruh dakwaan penuntut umum, memulihkan hak-hak terdakwa  dalam kemampuan, kedudukan, harkat serta amartabatnya. Majelis hakim memerintahkan terdakwa dikeluarkan dari tahanan, serta membebankan biaya perkara kepada negara," papar Wiguna.

Dalam kasus ini, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara menetapkan empat  tersangka. Selain Yusmin, ada mantan Plt Kepala Dinas ESDM Sultra Buhardiman, General Meneger PT Toshida Indonesia Umar dan Direktur Utama PT Toshida Indonesia La Ode Sinarwan Oda. Tiga tersangka bisa ditahan, namun La Ode buron dan mengajukan pra peradilan.

Kasus korupsi terkait Penerimaan Negara bukan pajak (PNBP) pada penggunaan kawasan hutan. Perusahaan juga diketahui tidak memiliki izin melakukan penambangan di kawasan hutan.

Saat dihubungi, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara  Sarjono Turin mengaku belum bisa mengomentari putusan bebas terhadap terdakwa Yusman.

"Kami belum membaca keseluruhan yang menjadi pertimbangan Mejelis Hakim  Tipikor. Tapi, menurut keterangan JPU, pertimbangan putusan hakim agak aneh," jelasnya. (N-2)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Sandiaga Bantu Pemuda di Kulon Progo yang Manfaatkan Limbah Jagung

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 01:23 WIB
Sandiaga pun berdialog dengan Ade. Sebab, pemuda tersebut bisa memanfaatkan limbah jagung menjadi produk yang...
DOK.MI

3 Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan Pagar Puskesmas di NTT Ditahan

👤Palce Amalo 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 23:25 WIB
Anggaran proyek itu bersumber dari Dinas Kesehatan Rote Ndao sebesar Rp1,120...
Dok. Pribadi

Sandiaga Berikan Bantuan Seniman Tari Surakarta Kembangkan Bakatnya

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 23:17 WIB
Dalam kesempatan itu, Dzari mengatakan tarian goleknya belum memiliki musik pengiring. Sebab Dzari terkendala biaya untuk menyewa gamelan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya