Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SURVEI Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jawa Barat (Jabar) pada tahun 2020 menyebutkan, hanya sekitar 12,5 UMKM yang tidak terdampak pandemi secara ekonomi dan hanya 27,6 persen diantaranya yang mampu meningkatkan penjualan. Kondisi ini tentu mnejadi tantangan tersendiri untuk melakukan pengembangan UMKM ke depan.
Demikian disampaikan Kepala Perwakilan BI Jabar, Herwanto pada acara Diseminasi hasil penelitian komiditas/produk/jenis usaha (KJPU) unggulan UMKM Provinsi Jabar, di Bandung, kemarin.
UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional dilihat dari dominasi jumlah unit usaha yang mencapai 64,2 juta unit atau 99,99 persen dari total unit usaha. UMKM juga mempuanyai kontribusi yang besar dalam penyerapan tenaga kerja 97,02 persen, PDB 61,07 persen dan kontribusi ekspor 14,4 persen.
"Di satu sisi kita sadari juga bahwa potensi ekonomi lokal sngat besar dan beragam. Hal ini tentu saja menuntut strategi pengembangan UMKM yang lebih difokuskan pada komoditas atau produk jenis usaha unggulan daerah yang prioritas untuk dikembangkan," ujarnya.
Menurut Herwanto, penelitian KJPU secara nasional bertujuan untuk memperoleh informasi KJPU yang dapat diterapkan pengembangannya di seluruh wilayah Indonesia yang dapat mendorong pemulihan ekonomi.
Khusus di Wilayah Jabar hasil KJPU ini juga menampilkan hasil KJPU yang dimiliki Jabar secara alami (endoment). Selain itu hasil kajian juga memberikan gambaran mengenai posisi KJPU yang telah menerapkan teknologi atau digitalisasi dan memiliki daya saing guna mendukung ekspor.
"Hasil KJPU ini juga akan menjadi sejalan dengan rekomendasi mengenai lima kunci pemulihan ekonomi Jabar yang kami gaungkan sejak awal pandemi 2020. Khususnya rekomendasi ke tiga yaitu mendorong dari sisi supply dengan cara mendorong kinerja dari berbagai sektor ekonomi dalam membangkitkan UMKM," jelasnya.
Dalam rangka pengembangan UMKM, kata Herwanto, untuk mengetahui prioritas komoditas produk unggulan di daerah, BI sejak lama telah mengembangkan penelitian Baseline Economic Survey (BLS). Dan KJPU juga difokuskan pada usaha mikro, usaha kecil dan menengah yang merupakan pelaku mayoritas di daerah.
Penelitian KJPU unggulan UMKM yang dilaksanakan setiap 5tahun ini diharapan dapat menjadi salah satu refrensi dalam pengembangan UMKM Unggulan atau UMKM potnesial di Jabar, setidaknya untuk 5 tahun ke depan hingga menjadi UMKM juara.
"Dalam kurun waktu lebih dari 6 bulan terkahir, BI Perwailan Jabar bekerjasama dengan Yayasan Berka Semi Strategika melakukan Penyusunan peneltian KJPU ungula UMKM di Jabar tahun 2021, dengan ruang lingkup mencangkup 27 kabupaten/kota dan 627 kecamatan," lanjutnya.
Tujuannya jelas Herwanto untuk mengenal dan memahami profil daerah, profil UMKM termasuk didalamnya sektor pendorong dan penghambat dalam pengembangan usaha serta serta perkembangan kredit UMKM. Memberikan informai KJPU unggulan yang perlu mendapatkan prioritas untuk dikembangkan. Memberikan informasi mengenai KJPU unggulan serta permasalahan yang tibul masing-masing sektor dan lintas sektor dan memberikan informasi KJPU potensial yaitu KJPU yang saat ini belum menjadi unggulan, namun memiliki potensi menjadi KJPU unggulan di masa datang apabila mendapatkan kebijakan tertentu.
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jabar, Rahmat Hidayat Djati, S.IP mengapresiasi atas diselenggarakannya Diseminasi tentang Komoditas/Produk/Jenis Usaha (KPJU) Unggulan UMKM Jabar yang dilakukan oleh BI Perwakilan Jabar.
"Kami mengharapkan dari hasil penelitian tentang produk unggulan UMKM di Jabar bisa menjadi rujukan dalam rangka penguatan UMKM di Jabar dan mendorong kepada seluruh stakeholder terutama Pemprov Jabar dan perbankan untuk bisa menemani kebangkitan UMKM setelah 2 tahun terimbas dengan adanya pandemi Covid-19," lanjutnya. (OL-13)
Baca Juga: Polisi Bekuk Pemeras dan Pemerkosa Anak di bawah Umur
Bank Indonesia (BI) menyatakan akan terus memantau dinamika pasar keuangan secara cermat dan merespons secara tepat guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah konflik Timur Tengah.
ESKALASI konflik di Timur Tengah pasca serangan Amerika Serikat ke Iran memicu sentimen risk off di pasar keuangan global.
BI bersama perbankan membuka 359 titik layanan penukaran di 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat, termasuk 285 loket perbankan.
Bank Indonesia siapkan strategi atasi credit gap perbankan lewat insentif KLM Rp427,5 triliun dan penurunan BI-Rate untuk dorong kredit menganggur Rp2.506 T.
KANTOR Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah menyiapkan uang kartal sebesar Rp2,86 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melakukan penukaran uang menjelang Lebaran 2026.
Penukaran uang baru BI 2026 tidak dapat diwakilkan. Simak syarat terbaru, jadwal periode 2, dan cara daftar di aplikasi PINTAR BI agar tidak kehabisan kuota.
Mereka memiliki komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang berbasis tata kelola yang baik dan prinsip keberlanjutan.
Melalui aplikasi Sapawarga, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini perihal mudik di Jabar hingga jalur mudik yang aman
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi beri pengecualian larangan motor bagi siswa di pelosok. Aturan resmi berlaku tahun ajaran 2026/2027 dengan syarat ketat. Cek rinciannya.
Apabila surat tersebut tidak ditanggapi dalam 21 hari kerja, maka pihaknya akan melanjutkan upaya hukum melalui gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan skema kompensasi bagi pengemudi angkutan lokal sebagai langkah untuk mengurangi potensi kemacetan selama arus mudik
Seorang ibu di Subang, Jawa Barat kini harus berhadapan dengan hukum setelah menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved