Senin 24 Januari 2022, 11:08 WIB

Pendakian Sindoro Jalur Kledung Masih Ditutup untuk Konservasi

Mediaindonesia.com | Nusantara
Pendakian Sindoro Jalur Kledung Masih Ditutup untuk Konservasi

MI/Tosiani
Gunung Sindoro

 

Pendakian Gunung Sindoro melalui jalur Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, hingga sekarang masih ditutup karena kondisi cuaca belum memungkinkan dan kini sedang dilakukan konservasi di kawasan tersebut.

"Selain kondisi cuaca belum memungkinkan, penutupan jalur pendakian ini untuk dilakukan konservasi dengan melakukan penanaman pohon," kata anggota Grasindo (Gabungan Remaja Anak Sindoro) pengelola Basecamp Kledung, Arifin di Temanggung, Senin (24/1).

Penutupan jalur pendakian Gunung Sindoro via Kledung dilakukan sejak 3 Januari 2022.

Ia menyampaikan pendakian ditutup karena masih fokus pada konservasi. Penanaman pohon dilakukan di atas Pos I jalur pendakian.

"Saat ini kami masih fokus untuk konservasi, untuk pembukaan jalur menunggu kondisi cuaca membaik, dari pada nanti berisiko," katanya.

Arifin menuturkan konservasi dengan menanam pohon di lereng Gunung Sindoro karena kawasan ini merupakan daerah tangkapan air.

Seperti diwartakan sebelumnya, puluhan komunitas pecinta alam menanam 1.000 pohon di lereng Gunung Sindoro dalam kegiatan "Maraton Konservasi Menyongsong Program Basarnas Emas".

Ada sekitar 30 komunitas pecinta alam ikut terlibat dalam penanaman pohon ini. Mereka bukan hanya dari Temanggung, tetapi juga dari Wonosobo, Semarang, Magelang, Bumiayu, dan daerah lainnya. Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung dan beberapa kabupaten sekitar juga berpartisipasi.

Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah 9 Provinsi Jateng Slamet Rohadi mengatakan kegiatan penanaman pohon ini merupakan salah satu upaya untuk menyelamatkan lingkungan hidup di Kabupaten Temanggung, terutama di Gunung Sindoro.

"Lingkungan harus dijaga, hutan juga dijaga, jangan selalu ada banjir dan tanah longsor, maka dari itu kami berharap bahwa lingkungan di Kabupaten Temanggung harus dijaga bersama-sama agar memberi manfaat bagi manusia," kata.

Ia menyampaikan tanaman banyak manfaatnya, antara lain untuk menjaga lingkungan, mencegah banjir maupun tanah longsor dan memberi manfaat ekonomi maupun sosial. (Ant/OL-12)

Baca Juga

Ist

Banjir Rob di Jateng, Human Initiative Bagi Makanan Siap Santap dan Air Bersih

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 09:05 WIB
Di Kawasan Lamicitra Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, para pekerja dipulangkan sebagai antisipasi apabila debit air yang melimpas semakin...
 ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Jaswita Jabar Kembangkan Objek Wisata Baru di Ciwidey

👤Bayu Anggoro 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:40 WIB
Hejo Forest menyajikan wisata alam di Kabupaten...
MI/Ruta Suryana

240 Siswa PAUD dan Orangtua Berkolaborasi Ikuti Lomba Kreativitas

👤Ruta Suryana 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:38 WIB
Pada acara ini ada 3 kegiatan yang dilombakan. Yakni Lomba Peragaan Busana ke Pura, Lomba Simulasi Berlian, dan Lomba Menyajikan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya