Rabu 19 Januari 2022, 11:00 WIB

PB Al Khairiyah Minta Kementerian PUPR Lebarkan Jalan Cilegon-Anyer

Wibowo Sangkala | Nusantara
PB Al Khairiyah Minta Kementerian PUPR Lebarkan Jalan Cilegon-Anyer

MI/Wibowo Sangkala
Ketua PB Al Khairiyah, H Ali Mujahidin (kiri) saat mendampingi kunker Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin di Banten, beberapa waktu lalu.

 

RUAS Jalan Cilegon-Pasauran tepatnya di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Provinsi Banten saat ini kondisinya memprihatinkan. Selain kodisi jalan sempit dan krodit, drainase di jalan tersebut kerap menimbulkan banjir hingga menutupi jalan.

Ketua Pengurus Besar (PB) Al Khairiyah H Ali Mujahidin mengatakan kondisi jalan sangat perlu perbaikan dan diperluas oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sehingga memperlancar akses lalu lintas di jalan menuju kawasan wisata dan kawasan Industri.

"Sebaiknya segera dapat disikapi oleh pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR RI karena jalan tersebut merupakan tanggung jawab dan kewenangan Kemetrian PUPR atas pengelolaannya. Kementrian PUPR semoga segera menata dan menyesuaikan dengan jumlah aktifitas kendaraan berat yang melintas. Selain itu jalur Ciwandan sampai Pasauran juga merupakan jalur wisata dimana pada hari Sabtu dan Minggu dan hari tertentu tingkat kemacetannya cukup parah," kata H Ali Mujahidin, Rabu (19/2).

Tidak hanya itu, jalan tersebut, ungkap Ali Mujahidin, kerap menimbulkan banjir saat musim hujan. Hal ini disebabkan drainase yang terganggu sehingga air hujan tidak cepat surut.  "Jalanan sering tergenang, padahal jalan Ciwandan yang merupakan jalan nasional ini akses strategis menuju Kawasan Industri Strategis Nasional, dan juga kawasan wisata Anyer - Carita yang harusnya tertata dengan baik," kata dia.

Untuk itu,  kata Pria yang akrab disapa H Mumu ini, Jalan Ciwandan menjadi salah satu urat nandi ekonomi nasional di Kota Cilegon. Sehingga, akses jalan menuju kawasan yang menjadi kepentingan sumber pendapatan negara ini harus disesuaikan.

"Kondisi jalan harus lebar, karena terdapat kawasan Industri seperti KS Posco, Pelabuhan Pelindo, Pelabuhan KBS, PT Chandra Asri, dan PT Asahimas Chemical (ASC) yang tentunya membutuh akses jalan yang luas," pintanya.

Di lokasi berbeda, Wakil Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banten Dadan Suryana membenarkan, daerah Ciwandan merupakan salah satu titik rawan banjir yang salah satunya disebabkan oleh drainase yang buruk.

"Revitalisasi drainase harus diperbaiki. Karena jika tidak diperbaiki wilayah tersebut (Ciwandan) akan terkena banjir saat musim penghujan," kata Dadan. (OL-13)

Baca Juga: Update: Gempa Bumi M 6,6 Banten Sebabkan 3.078 Rumah Rusak

 

Baca Juga

MI/Rendy Ferdiansyah

Karhutla: Puluhan Titik Panas Muncul di Babel

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Senin 16 Mei 2022, 13:00 WIB
PULUHAN titik panas atau hotspot yang di duga adanya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bertebaran hampir diseluruh Kabupaten di Provinsi...
MI/Voucke Lontaan

Pemprov dan 15 Kabupaten/Kota di Sulut Raih Opini WTP

👤Voucke Lontaan 🕔Senin 16 Mei 2022, 12:55 WIB
PEMPROV dan 15 Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas  Laporan...
Metro TV/Fransiskus Gerardus

Kehabisan BBM, Fantasi Express 88 terombang-ambing di Selat Boleng

👤Fransiskus Gerardus 🕔Senin 16 Mei 2022, 12:50 WIB
Kejadian ini bermula ketika kapal berlayar dari Larantuka hendak menuju Pulau Lembata pada pukul 15:30 Wita dan ketika di Selat Boleng...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya