Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
DAERAH Semarang Raya yakni Kota/Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak,Salatiga, dan Kendal kembali berada di level 1 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) setelah selama dua pekan sebelumnya turun di level 2 PPKM.
Pemantauan Media Indonesia Selasa (18/1) setelah sempat turun di level 2, beberapa daerah di Semarang Raya berdasarkan Intruksikan Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No 03 tahun 2022 kembali berada di level 1 PPKM bersama tujuh daerah lain di Jawa Tengah yakni Purworejo, Kabupaten/Kota Magelang, Tegal, Banyumas, Jepara dan Blora. Masih sesuai Inmendagri yang berlaku hingga Senin (31/1) mendatang tersebut, di Jawa Tengah juga terdapat 23 daerah lainnya masih berada di level 2 PPKM namun tidak ada yang berada di level 3.
"Cukup menggembirakan dan sangat mengapresiasi kepada warga Semarang hingga daerah ini kembali ke level 1," kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.
Meskipun telah kembali ke level 1 PPKM, lanjut Hendrar Prihadi, namun tetap diminta kepada seluruh warga Semarang tetap waspada dan disiplin protokol kesehatan karena masih masa pandemi dan covid-19 cukup mengancam. Bahkan saat ini berbagai daerah di Indonesia sudah masuk varian omikron.
Langkah mengantisipasi masuknya omicron, demikian Hendrar Prihadi, terus dilakukan yakni melakukan pengawasan ketat di setiap perbatasan antardaerah dan juga pintu masuk seperti bandar, pelabuhan, stasiun maupun terminal bus serta penerapan karantina kepada warga yang baru pulang dari luar negeri.
Selain itu, ungkap Hendrar Prihadi, pelaksanaan vaksinasi covid-19 baik diperuntukkan warga umum, lansia, anak-anak maupun booster terus dikebut sebagai langkah pencegahan penyebaran virus korona. "Saat ini ada lima warga terkonfirmasi covid-19 yakni tiga orang merupakan warga dalam kota dan dua orang dari luar daerah," imbuhnya.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali mengingatkan kepada seluruh warga baik berada di daerah level 1 maupun 2 tetap waspada dan taat terhadap protokol kesehatan, karena kunci dapat menekan penyebaran covid-19 itu adalah kedisiplinan warga dalam menerapkan Prokes tersebut.
Hingga kini, ungkap Ganjar Pranowo, di Jawa Tengah belum ditemukan kasus covid-19 varian omikron. Namun hal itu tidak dapat dipandang ringan karena ancaman masuknya virus baru tersebut terap ada, apalagi di berbagai daerah omikron sudah masuk dan menyebar hingga jumlah warga terkena capai ratusan orang.
"Sekali lagi saya minta warga tetap disiplin Prokes dan diminta vaksinasi terus dikebut terutama lansia, anak-anak maupun warga rentan," ujar Ganjar. (OL-15)
Saat ini, sudah ada lebih dari 80% tenant yang ada di PGM terisi dan kembali buka. Bahkan, untuk tahun depan, PGM akan kedatangan tenant nasional.
Pertumbuhan ekonomi nasional cukup stabil lantaran konsisten tumbuh di atas 5% sejak triwulan IV 2021.
PPKM Award merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada semua pihak yang membantu menangani masalah pandemi
Good Doctor Technology Indonesia (Good Doctor) telah melakukan berbagai upaya komprehensif untuk mendukung pemerintah dalam mengendalikan pandemi ini.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
"Proyeksi pertumbuhan di triwulan I ini diperkirakan mencapai 4,9% hingga 5% secara tahunan,".
Sejumlah aliansi dan serikat pekerja di Jawa Tengah berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (28/8/2025).
PELINDO menanam 1.500 bibit mangrove di kawasan pesisir Tambak Lorok, Semarang, Jawa Tengah.
Semarang bersiap menyambut destinasi gaya hidup baru dengan hadirnya 23 Semarang Shopping Center.
Wisata Malam Lights Wonderland di Semarang
Timo Scheunemann mengapresiasi banyaknya sekolah sepak bola yang kini mulai membuka kelas putri.
Lansia Mengikuti Lomba HUT ke-80 RI di Semarang
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved