Selasa 18 Januari 2022, 19:17 WIB

Semarang Raya PPKM Level 1, Warga Diminta Disiplin Prokes

Akhmad Safuan | Nusantara
Semarang Raya PPKM Level 1, Warga Diminta Disiplin Prokes

DOK MI
Ilustrasi

 

DAERAH Semarang Raya yakni Kota/Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak,Salatiga, dan Kendal kembali berada di level 1 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) setelah selama dua pekan sebelumnya turun di level 2 PPKM.

Pemantauan Media Indonesia Selasa (18/1) setelah sempat turun di level 2, beberapa daerah di Semarang Raya berdasarkan Intruksikan Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No 03 tahun 2022 kembali berada di level 1 PPKM bersama tujuh daerah lain di Jawa Tengah yakni Purworejo, Kabupaten/Kota Magelang, Tegal, Banyumas, Jepara dan Blora. Masih sesuai Inmendagri yang berlaku hingga Senin (31/1) mendatang tersebut, di Jawa Tengah juga terdapat 23 daerah lainnya masih berada di level 2 PPKM namun tidak ada yang berada di level 3.

"Cukup menggembirakan dan sangat mengapresiasi kepada warga Semarang hingga daerah ini kembali ke level 1," kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Meskipun telah kembali ke level 1 PPKM, lanjut Hendrar Prihadi, namun tetap diminta kepada seluruh warga Semarang tetap waspada dan disiplin protokol kesehatan karena masih masa pandemi dan covid-19 cukup mengancam. Bahkan saat ini berbagai daerah di Indonesia sudah masuk varian omikron.

Langkah mengantisipasi masuknya omicron, demikian Hendrar Prihadi, terus dilakukan yakni melakukan pengawasan ketat di setiap perbatasan antardaerah dan juga pintu masuk seperti bandar, pelabuhan, stasiun maupun terminal bus serta penerapan karantina kepada warga yang baru pulang dari luar negeri.

Selain itu, ungkap Hendrar Prihadi, pelaksanaan vaksinasi covid-19 baik diperuntukkan warga umum, lansia, anak-anak maupun booster terus dikebut sebagai langkah pencegahan penyebaran virus korona. "Saat ini ada lima warga terkonfirmasi covid-19 yakni tiga orang merupakan warga dalam kota dan dua orang dari luar daerah," imbuhnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali mengingatkan kepada seluruh warga baik berada di daerah level 1 maupun 2 tetap waspada dan taat terhadap protokol kesehatan, karena kunci dapat menekan penyebaran covid-19 itu adalah kedisiplinan warga dalam menerapkan Prokes tersebut.

Hingga kini, ungkap Ganjar Pranowo, di Jawa Tengah belum ditemukan kasus covid-19 varian omikron. Namun hal itu tidak dapat dipandang ringan karena ancaman masuknya virus baru tersebut terap ada, apalagi di berbagai daerah omikron sudah masuk dan menyebar hingga jumlah warga terkena capai ratusan orang.

"Sekali lagi saya minta warga tetap disiplin Prokes dan diminta vaksinasi terus dikebut terutama lansia, anak-anak maupun warga rentan," ujar Ganjar.  (OL-15)

Baca Juga

DOK MI

Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan Ternak

👤Ardi Teristi 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 23:38 WIB
PENGAWASAN lalu lintas hewan ternak di Kabupaten Gunungkidul, DiY diperketat. Hal ini dilakukan untuka mencegah masuknya penyakit mulut dan...
dok.ist

Dinilai Layak, Relawan Kalsel Dukung Ganjar Presiden 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 23:14 WIB
KEBERHASILAN Ganjar Pranowo membawa Jawa Tengah lebih baik membuat ratusan orang di Kalimantan Selatan mendukungnya untuk menjadi Presiden...
Dok. Pribadi

Methodius Kossay Luncurkan Yayasan Harapan Generasi Papua, Fokus Bangun Karakter Pemuda Papua

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 23:11 WIB
"Fokus yayasan adalah membangun pribadi manusia terutama generasi Papua seutuhnya sebagai subjek perubahan melalui pengembangan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya