Sabtu 15 Januari 2022, 07:00 WIB

Ganjar Tinjau Mata Air Buatan di Desa Sugihmas: 284 KK Nikmati Air Bersih

mediaindonesia.com | Nusantara
Ganjar Tinjau Mata Air Buatan di Desa Sugihmas: 284 KK Nikmati Air Bersih

dok.humas
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau langsung mata air buatan untuk mengatasi kekeringan di Desa Sugihmas, Kecamatan Grabag,Magelang

 

GUBERNUR Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau langsung mata air buatan untuk mengatasi masalah kekeringan di Desa Sugihmas, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Sebanyak 284 Kartu Keluarga (KK) kini merasakan manfaat air bersih dari insfratruktur tersebut.

"Insyaallah di kemarau berikutnya sudah bisa terpenuhi kalau saya lihat tadi tampungannya cukup besar bisa untuk 284 KK," kata Ganjar, Jumat (14/1/2022).

Ganjar menuturkan, sebelum mata air ini berdiri, masyarakat Desa Sugihmas sangat kesulitan mengakses air bersih. Namun, mulai Agustus 2021, masyarakat tidak perlu mengambil air dari sungai dengan jerigen.

"Jadi 2018 saya ke sini, dan disambati warga karena daerah ini sulit sekali air. Kita coba berikhtiar ada sumbernya dan ini bentuk kolaborasi yang bagus, jadi ada bantuan provinsi, kabupaten dan desa (untuk membangun ini)," ungkapnya.

"Dan ini tau ini musti ada effort yang luar biasa karena harus ada tiga tandon dari bawah dipompa naik tandon satu, tandon dua, dan tiga baru dikonsumsi masyarakat," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sugihmas, Sriyanto mengaku mata air buatan tersebut menggunakan tenaga surya sebagai sumber energi penggerak pompa. Untuk mendapatkan air bersih, masyarakat bisa membeli dengan biaya terjangkau.

"Satu kubik Rp1.000, plus abodemen Rp1.000. Alhamdulillah atas perhatian provinsi dan kabupaten saya ucapkan terima kasih," kata Sriyanto.

Terpisah, salah satu warga Desa Sugihmas yang merasakan manfaat dari mata air buatan, Agus Santoso (50) bersyukur fasilitas tersebut justru memudahkan segala keperluan hidupnya. Terlebih, jika memasuki musim kemarau.

"Dulunya ngambil dari bekas bekas air tahu (limbah) kalau kemarau ya sudah mati kan, kalau musim hujan baru mengalir. Alhamdulillah (sekarang) lancar semua, airnya bersih lumayan lah," tutup Agus.

Sekedar informasi, sumber mata air buatan ini menggunakan 3 pompa untuk mengalirkan air dari mata air utama di Dusun Giriwetan hingga ke Desa Sugihmas yang berjarak sekitar 6 kilometer. Sumber energi untuk pompa berasal dari tenaga Surya mengingat letak pompa-pompa tersebut jauh dari pemukiman penduduk. (Ant/OL-13)

Baca Juga: Semen Gresik Gelar Rembang Berdoa

Baca Juga

ANTARA

Polisi Ralat Korban Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Maut Balikpapan Jadi 4 Orang

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 21 Januari 2022, 14:35 WIB
diperoleh data korban hingga pukul 11.54 WIB tercatat empat orang meninggal dunia, satu orang kritis, empat luka berat, dan 17 luka...
Dok BPBD Balikpapan

Sopir Truk Diduga Langgar Jam Operasional

👤Yovanda Naraya 🕔Jumat 21 Januari 2022, 14:32 WIB
Kecelakaan yang terjadi di simpang Muara Rapak, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur yang menewaskan 5 orang diduga karena kesalahan supir...
ANTARA/Bagus Rizaldi

Polisi Terima Pengaduan Majelis Adat Sunda soal Arteria Dahlan

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 21 Januari 2022, 13:29 WIB
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Ibrahiim Tompo, mengatakan, laporan yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya