Rabu 12 Januari 2022, 18:25 WIB

Peran Aktif KSP Membantu Atasi Stunting di Daerah Diapresiasi

Mediaindonesia.com | Nusantara
Peran Aktif KSP Membantu Atasi Stunting di Daerah Diapresiasi

Dok.KSP
Ketua KSP Moeldoko.

 

MASALAH stunting  memang masih menjadi persoalan bangsa Indonesia. Itu sebabnya pemerintah terus berupaya mengikis stunting demi masa depan anak-anak Indonesia.

Meski begitu, butuh dukungan semua pihak untuk mengatasi stunting di berbagai daerah. Sebab sebagai negara kepulauan, tidak semua daerah di Indonesia mudah dicapai. Karena itu, langkah Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko menjalankan perintah Presiden Joko Widodo  dalam membantu mempercepat penurunan angka stunting mendapat apresiasi dari Direktur Eksekutif Indonesia Bureaucracy and Service Watch (IBSW), Nova Andika.

Baca juga: Pencegahan Stunting Harus Dimulai dari Calon Pengantin

Menurutnya, sudah semestinya semua lembaga negara turut berperan aktif mengatasi masalah stunting. KSP juga berfungsi untuk menyelesaikan masalah secara komprehensif terhadap program prioritas nasional yang mengalami hambatan.

"Saya mengapresiasi peran KSP telah menjalankan fungsinya yaitu memastikan agar program-program prioritas nasional sesuai dengan visi misi presiden, termasuk dalam hal ini memastikan agar program penurunan angka stunting pada tahun 2024 bisa mencapai 14%," ujar Nova dalam keterangannya, Rabu (12/1).

Ia juga menyampaikan, hal itu berkaitan dengan bonus demografi yang diperkirakan akan dirasakan Indonesia pada 2030. Pemerintah pun telah memiliki program untuk menjaga momentum itu yang akan mengasilkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dari sisi kesehatan.

"Presiden Jokowi sangat menaruh perhatian terhadap penurunan stunting demi kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa mendatang. Untuk itu, Moeldoko bisa menjembatani lintas kementerian/lembaga demi kelancaran program pemerintahan saat ini," jelasnya.

"Moeldoko bahkan rajin ke berbagai daerah untuk memantau langsung penerapan program menekan angka stunting ini agar betul-betul tepat sasaran, seperti baru-baru ini saat berkunjung ke NTT bersamaan dengan meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka dan meninjau lahan budi daya sorgum," ungkap Nova.

Sebelumnya diberitakan bahwa Moeldoko melakukan kunjungan kerja di Sumba Timur pada Kamis (6/1/22) lalu. Saat itu ia mengajak seluruh elemen masyarakat ikut terlibat dalam percepatan penurunan angka stunting di Indonesia.

"Presiden sangat concern dengan stunting. Karena itu mari kita bersama-sama turunkan angka stunting di Indonesia sesuai fungsi dan perannya masing-masing," ujar Moeldoko.

Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Jokowi minta program penurunan stunting dijalankan dengan fokus dan tepat sasaran, bukan sekadar seremonial dengan bagi-bagi pemberian makanan tambahan (PTM) dan gizi.

"Sesuai arahan Bapak Presiden, laju penurunan stunting per tahun minimal 3%. Ini butuh langkah yang fokus, tepat sasaran, dan terpadu, bukan seremonial untuk menghabiskan anggaran seperti sebelum-sebelumnya," katanya.

Moeldoko juga menyampaikan, program percepatan penurunan stunting akan dilakukan secara terpadu, yakni di bawah tanggung jawab Kementerian Kesehatan dan BKKBN, dengan anggaran belanja sebesar Rp50 triliun.

"Langkah ini diambil karena sebelumnya percepatan penurunan stunting melibatkan 19 kementerian/lembaga. Ini yang dinilai Bapak Presiden tidak efektif sehingga ke depan lebih disederhanakan," tambah Moeldoko.

Selain itu, kata Moeldoko, percepatan penurunan stunting harus memanfaatkan program Satu Data Indonesia agar intervensi pada daerah-daerah yang memiliki prevalensi stunting tinggi bisa tepat sasaran. (Ant/A-1)

Baca Juga

DOK MI

Polisi Masih Lakukan Identifikasi Belasan Korban Tewas Bentrokan di Sorong

👤Widhoroso 🕔Selasa 25 Januari 2022, 21:09 WIB
KAPOLDA Papua Barat, Irjen Tornagogo Sihombing,, Selasa (25/1) meninjau lokasi karaoke DoubelO yang dibakar massa akibat pertikaian dua...
Antara

Vaksinasi Dosis I di Sulteng Capai 79,5 Persen

👤Ant 🕔Selasa 25 Januari 2022, 21:02 WIB
Menurut Jumriani, banyak penduduk Sulteng yang masih terpengaruh dengan hoaks tentang...
MI/HERI SUSETYO

Bupati Probolinggo Nonaktif Puput Tantriana Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Tipikor Surabaya

👤Heri Susetyo 🕔Selasa 25 Januari 2022, 21:00 WIB
Puput dan suaminya ditangkap KPK karena diduga menerima suap jual beli jabatan kepala...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya