Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JAJANG Wijaya, warga Kampung Nagrok Wetan RT 4 RW 12 Desa Ciharashas, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, tenggelam di perairan Waduk Cirata.
Pria berusia 27 tahun itu diduga mengakhiri hidup dengan nekat menceburkan diri di Cirata pada Selasa (11/1) sekitar pukul 01.00 WIB, hingga kini jenazahnya belum ditemukan.
Dari laporan yang dihimpun mediaindonesia.com, awalnya korban meminta diantar ke Waduk Cirata oleh ayah dan adiknya. Setelah tiba di lokasi, tiba-tiba korban turun ke aliran waduk lalu melepas pakaian dan menceburkan diri.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, Duddy Prabowo menerangkan, hingga saat ini korban tenggelam masih dilakukan pencarian oleh tim gabungan.
"Betul kami dapat informasi itu, sekarang bersama petugas gabungan Tim SAR sedang melakukan pencarian," kata Duddy.
Aksi nekat Jajang mengagetkan pihak keluarga, ayah korban, Nurjana, 47, dan adiknya Deden, 20, bahkan tidak sempat mencegah pelaku melakukan aksinya.
"Jadi pelaku ini minta antar ke ayah dan adiknya ke Waduk Cirata, saat tiba di belokan Bendung Cirata, pelaku tiba-tiba turun dari motor dan langsung menceburkan diri," ungkap Duddy.
Duddy mengatakan, berdasarkan informasi dari pihak keluarga, bahwa sebelumnya korban diketahui sedang mengalami masalah keluarga. Sehingga diduga aksi nekatnya itu dipicu persoalan yang sedang dihadapinya.
"Pencarian kami lakukan dengan menyisir lokasi waduk. Tim gabungan juga dibantu Tim SAR Bandung, petugas Polsek Cipeundeuy, relawan, dan masyarakat sekitar," ujarnya.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Supriono menyebutkan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan BPBD dan kepolisian untuk mengevakuasi korban tenggelam.
"Pada pukul 09.00 WIB, Kantor SAR Bandung memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian. Tim membawa 1 Unit Rescue Car dan menyiapkan 1 set palsar air, 1 set peralatan alkom, 1 set pal medis dan APD personal," terang Supriono. (OL-13)
Penyakit lingkungan di Jakarta masih sangat kompleks, seperti kenakalan remaja, tawur, narkoba, hingga judi online.
Gelandangan: Memahami akar masalah sosial, dampak, dan solusi efektif untuk menciptakan masyarakat inklusif dan berkeadilan. Lihat disini Selengkapnya
Diharapkan hasil kajian peneliti bisa menjadi landasan Pemkot Jakarta Selatan untuk menyelesaikan masalah sosial yang ada.
Urai masalah sosial modern: ketimpangan, kemiskinan, diskriminasi. Temukan solusi inovatif untuk masyarakat inklusif dan sejahtera.
Contoh Masalah Sosial: Kupas tuntas akar masalah sosial, dampak, dan solusi inovatif untuk masyarakat inklusif.
Hingga Januari 2024, berdasarkan data di stunting.jakarta.go.id terdapat 39.793 balita di Jakarta yang memiliki permasalahan gizi.
LAHAN pertanian seluas 1.046 hektare di sekitar Sungai Tanggung, Kabupaten Jember, dipastikan mendapat aliran air.
Kehadiran GERD akan membantu mengatasi krisis listrik berkepanjangan di dalam negeri sekaligus memungkinkan ekspor energi ke kawasan Afrika Timur.
GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meminta Presiden Prabowo Subianto membantu penyelesaian pembangunan Bendungan Tiga Dihaji di OKU Selatan.
Korps Insinyur Angkatan Darat AS membuka dua bendungan di California Tengah, membiarkan 2,2 miliar galon air mengalir keluar, mengikuti perintah Presiden Donald Trump.
DIREKTUR Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Roy Rizalie Anwar meninjau kondisi infrastruktur terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.
Saat ini, tahapan pembangunan bendungan Riam Kiwa terus berjalan dan pada 2025 ini akan dibangun akses jalan dan fasilitas lain penunjang bendungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved