Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI negara yang penduduknya dikenal suka bergotong royong, Indonesia memang terus diuji dengan sejumlah bencana alam. Kali ini kepedulian anak bangsa diuji dengan bencana erupsi gunung Semeru.
Sejumlah bantuan memang sudah diberikan berbangai pihak, termasuk juga beberapa perusahaan dalam negeri. Salah satunya adalah PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) yang terus aktif mengirimkan bantuan meskipun tanpa banyak sorotan kamera TV dan berbagai media.
Baca juga: SIS dan Suzuki Club Reaksi Cepat Bantu Korban Erupsi Semeru
Jauh dari gembar-gembor, Sritex bahkan telah dua kali mengirimkan bantuan kepada para pengungsi korban erupsi Semeru. Presiden Direktur (Presdir) PT Sritex Tbk, Iwan Setiawan Lukminto bahkan turut memantau proses pengiriman bantuan. Selain juga, ia turut mengontrol di mana saja korban erupsi yang membutuhkan bantuan.
Maka itu, setelah titik-titik pengungsian terdeteksi, Sritex pun bergerak cepat mengirimkan bantuan yang diperlukan. Dari masker untuk mengantisipasi bahaya debu sisa erupsi hingga pakaian dan sarung.
Di samping, lantaran masih situasi pandemi, masker tersebut dapat membantu para pengungsi agar tak terkena wabah covid-19. Sebagai catatan, jumlah pengungsi sejauh ini tak kurang dari 10 ribu jiwa. Di sini, Sritex sendiri telah mengirimkan sebanyak 10 ribu baju, sarung hingga masker, Minggu (20/12).
Bantuan itu diserahkan langsung oleh orang nomor satu Sritex, Iwan Setiawan Lukminto, kepada perwakilan PMI Solo, Sunarto Istianto. Itu adalah bantuan kedua kalinya dikirimkan Sritex sejak erupsi Semeru terjadi di awal Desember. Sebelumnya, Sritex telah mengirimkan bantuan sejak hari kelima setelah terjadinya erupsi, atau 11/12/2021.
Jika bantuan terkini dikirimkan via PMI Solo, sebelumnya karena situasi darurat, Sritex mengirimkan bantuan pertama melalui Dakensyah. Iwan Setiawan sebagai Dirut Sritex mengatakan bahwa bantuan tersebut adalah bentuk rasa prihatin pihaknya kepada korban erupsi. "Kami turut prihatin dan mendoakan saudara kami yang menjadi korban pasca erupsi Gunung Semeru," kata Dirut Sritex tersebut.
Terlebih, di tengah kondisi pasca erupsi, para korban pasti memiliki banyak kebutuhan. Maka itu, Sritex ingin mengambil peran untuk bisa ikut andil membantu para korban.
"Kami berupaya agar bisa turut membantu meringankan beban para pengungsi dan berharap bahwa bantuan kami dapat membantu menghangatkan warga terdampak dalam proses pemulihan," ujarnya. (Ant/A-1)
PVMBG menurunkan status Gunung Semeru dari Level IV (Awas) ke Level III (Siaga) per 29 November 2025.
PENAMBANGAN pasir di sepanjang aliran sungai Gunung Semeru sementara ditutup total, menyusul status awas Gunung Semeru. Selain itu, bahayanya aliran lahar dingin
Penyiagaan Tim Antisipasi Risiko Letusan Sekunder Gunung Semeru
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Gunung Semeru mengalami delapan kali erupsi dengan tinggi letusan 300 hingga 700 meter di atas puncak.
Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, pada Kamis (2/1) pagi, erupsi beberapa kali dengan tinggi letusan hingga 1.200 meter.
Jalur pendakian Gunung Semeru dibuka setelah sempat ditutup selama lima tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved