Jumat 17 Desember 2021, 17:54 WIB

Antisipasi Omicron, Jabar Tingkatkan PPKM Skala Mikro

Benny Bastiandy | Nusantara
Antisipasi Omicron, Jabar Tingkatkan PPKM Skala Mikro

DOK MI
Ilustrasi

 

PENERAPAN pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di Jawa Barat (Jabar) mulai ditingkatkan. Upaya itu merupakan bentuk antisipasi potensi penyebaran varian Omicron yang sudah terdeteksi di Indonesia.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Suntana mengaku sudah memerintahkan semua Bhabinkamtibmas dibantu Babinsa serta kepala desa agar mendata secara detail setiap warga dari luar daerah yang masuk ke wilayah masing-masing. Seandainya ditemukan gejala atau indikasi warga terpapar Omicron, maka bisa secepatnya diatasi.

"Kita tingkatkan lagi PPKM skala mikro di masing-masing wilayah. Termasuk mengetatkan kembali edukasi 5M dan 3T," kata Suntana kepada wartawan seusai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Mapolres Cianjur, Jumat (17/12).

Sejauh ini di Jawa Barat belum ada yang terdeteksi mengalami gejala terpapar varian Omicron. Namun perlu berbagai upaya mencegahnya sejak dini. "Kalau ada yang ditemukan terindikasi, harus segera dievakuasi dan diisolasi," bebernya.

Vaksinasi, kata Suntana, merupakan salah satu cara mencegah penularan covid-19. Karena itu, Suntana mengajak seluruh warga Jawa Barat agar mau dan tidak takut divaksin. "Kami di jajaran kepolisian ikut membantu percepatan vaksinasi di Jawa Barat untuk meningkatkan persentase imunitas bagi masyarakat," jelasnya.

Cakupan vaksinasi covid-19 di Jawa Barat sendiri hingga saat ini sudah mencapai kisaran 69,2%. Suntana menyebut dalam waktu beberapa hari ke depan, cakupannya dipastikan bisa mencapai kisaran 70% sesuai target pemerintah.

"Alhamdulillah, di Kabupaten Cianjur sendiri cakupannya sampai sekarang sudah 65%. Saya yakin, pada akhir tahun vaksinasi bisa mencapai 70%," tegasnya.

Pada kegiatan vaksinasi massal di Mapolres Cianjur, disiapkan berbagai door prize bagi masyarakat. Penyediaan berbagai door prize diharapkan jadi stimulan bagi masyarakat agar mau divaksin.

"Ada hadiah sepeda, sepeda motor, serta pembagian paket sembako. Jadi, tidak ada yang perlu takut divaksin. Ini untuk kesehatan diri sendiri dan masyarakat lainnya," ujarnya. (OL-15)

 

Baca Juga

DOK MI.

Ingin Ambil Perhiasan, Seorang Cucu Bunuh Nenek 

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:42 WIB
Personel mencari keberadaan barang bukti dan berhasil menemukan berupa satu kalung emas, dua cincin emas, satu dompet, dan uang tunai...
DOK MI.

Polisi Aceh Tangkap Residivis Pemerkosa Anak di Bawah Umur

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:34 WIB
Kasus ini berawal saat pelaku NAS bertemu dengan korban yang sedang memotong ambal yang tidak digunakan lagi dekat rumah...
DOK MI.

Banjir Terjang 11 Desa di Kabupaten Probolinggo

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:18 WIB
Di Desa Gending ada dua dusun yang terdampak banjir yakni Krajan sebanyak tercatat sebanyak 140 keluarga terdampak banjir genangan dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya