Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KALIMANTAN Kalimantan Selatan memiliki potensi pertanian lahan basah
yang dapat menjadi unggulan masa depan pertanian Indonesia.
"Kalsel memiliki potensi spesifik berupa lahan basah yang bisa
menjadi unggulan sektor pertanian bahkan masa depan sumber pangan
nasional," ungkap Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Arif Rahmad Maulana Akbar, di sela-sela kegiatan Karya Raya BEM Fakultas Pertanian ULM di kawasan Kebun Raya Banua, Kota Banjarbaru, Sabtu (27/11) malam.
Menurut Arif pihaknya terus mendorong pemanfaatan potensi
unggulan lahan basah melalui teknologi namun tetap mengedepankan kearifan lokal dan prinsip pengelolaan berkelanjutan. Lahan basah sebenarnya telah lama dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat banjar.
Pertanian di lahan basah harus mendapat perlakuan khusus karena
tingkat keasaman dan firit yang dapat menjadi racun dan mengganggu
pertumbuhan tanaman.
Namun keberadaan lahan basah ini juga semakin terancam akibat
kegiatan alih fungsi lahan untuk pembangunan seperti industri maupun
permukiman. "Contohnya dulu sentra pertanian padi di Kalsel yaitu Kabupaten Banjar, kini bergeser ke Barito Kuala dan Tapin," ujarnya.
Potensi pertanian lahan basah ini juga dikemukakan, Kepala
Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman. Luas lahan pertanian lahan basah di Kalsel berdasarkan data mencapai 460 ribu hektare. "Produksi pertanian yang berasal dari lahan basah mencapai 25% dari total produksi pertanian Kalsel," tuturnya.
Sementara Ketua Serikat Petani Indonesia Kalsel, Dwi Putera
Kurniawan menegaskan pentingnya penetapan lahan pertanian tanaman pangan berkelanjutan guna mengamankan produksi dan cadangan pangan Kalsel.
"Provinsi Kalsel telah memiliki Perda No 2 tahun 2014 tentang lahan
pertanian tanaman pangan berkelanjutan. Sayangnya hingga kini masih belum dipetakan oleh pemerintah kabupaten/kota di Kalsel sehingga keberadaan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) akan selalu terancam oleh alih fungsi lahan," tegasnya.
SPI Kalsel menilai masa depan lahan pertanian tanaman pangan
dan petani di Kalsel tiap tahun terus berkurang. Kondisi itu akan menjadi ancaman serius terkait pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa pangan.
SPI juga menyinggung kegagalan proyek ribuan hektare lahan pertanian di lahan basah Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, beberapa waktu lalu. (N-2)
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved