Minggu 28 November 2021, 20:30 WIB

DPR Dorong Pengembangan Pipanisasi Gas Bumi di Jateng Selatan

Lilik Darmawan | Nusantara
DPR Dorong Pengembangan Pipanisasi Gas Bumi di Jateng Selatan

MI/Lilik Darmawan
Anggota DPR RI Sugeng Suparwoto berbicara pada pertemuan BPH Migas di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah

 


DPR mendorong adanya pembangunan infrastuktur gas bumi di wilayah Jawa
Tengah (Jateng) bagian selatan.

Saat ini, di Jateng baru dibangun di wilayah Cirebon-Semarang (Cisem) yang akan rampung pada 2022 mendatang.

Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto mengatakan bahwa pembangunan
pipanisasi gas merupakan salah satu upaya untuk mendorong kemajuan.

"Di Jabar itu sudah ada West Jawa. Kemudian ada Cirebon ke Semarang atau biasa disebut Cisem. Di Jawa Timur juga sudah ada. Oleh karena itu, Cisem akan mendorong kawasan industri seperti di Batang dan Kendal," kata Sugeng seusai Sosialisasi Kinerja dan Penyuluhan Regulasi BPH Migas Tahun 2021 di Purwokerto, Jateng, Sabtu (27/11).

Dijelaskan oleh Sugeng, pembangunan pipanisasi gas Cisem telah dimulai pada 2020 secara multiyears dan targetnya selesai pada 2022 mendatang.

"Alokasi dananya memang besar, sehingga tidak bisa hanya menggunakan
satu tahun anggaran, tetapi harus multiyears," kata anggota DPR dari
Fraksi Nasdem itu.

Setelah jaringan gas Cisem, dia mendorong supaya gas juga diarahkan
di Jateng selatan. Jangan sampai pembangunan hanya di pantura saja,
namun Jateng selatan juga harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi.

"Cilacap bisa menjadi tempat storage atau tempat penyimpanan, kemudian
dibangun infrastruktur pipa yang bisa mengalirkan ke barat maupun timur. Sumber gasnya darimana? Bisa saja lewat pipanisasi yang menyambung antara Cirebon-Semarang,�jelas Sugeng.

Menurutnya, Cilacap tidak hanya menjadi lokasi kilang Pertamina yang
mengolah minyak mentah menjadi BBM, tetapi sebagai kabupaten yang
memiliki storage gas. Sebab, gas harus terus didorong pemanfaatannya,
karena cadangannya cukup besar.

Di tempat yang sama, anggota Komite BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan
bahwa pihaknya telah menerima inisiatif dari Pemkab Cilacap untuk
pengembangan klaster pendistribusian gas bumi, baik compressed natural
gas (CNG) maupun liquid natural gas (LNG).

"Kami telah bertemu dengan Bupati Cilacap. Pemkab berinisiatif melakukan investasi sebagai klaster pendistribusian gas bumi dengan moda CNG maupun LNG. Itu juga merupakan bentuk pengurangan beban pemerintah terhadap subsidi. Masyarakat juga bisa memilih untuk penggunaan gas," tambahnya. (N-2)

 

Baca Juga

ANTARA

Bencana Hidrometeorologi Ancam Empat Wilayah di Selatan Jateng

👤Lilik Darmawan 🕔Selasa 18 Januari 2022, 17:51 WIB
DALAM dua hari mendatang, empat kabupaten di wilayah Jawa Tengah (Jateng) bagian selatan terancam bencana...
DOK Pribadi.

Sejumlah Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan di Badung Bali

👤Ruta Suryana 🕔Selasa 18 Januari 2022, 17:42 WIB
Masih di lokasi yang sama juga, pohon akasia setinggi 15 meter dengan diameter 80 cm juga tumbang yang sempat menutupi badan jalan sebelum...
MI/Djoko Sardjono.

Lecehkan Penyanyi Dangdut, Bento Ditangkap Polres Klaten

👤Djoko Sardjono 🕔Selasa 18 Januari 2022, 17:22 WIB
Bento saat ditanya pers mengatakan bahwa ia tidak sengaja melecehkan dan memukul penyanyi dangdut yang tengah menghibur tamu di acara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya