Kamis 25 November 2021, 18:12 WIB

WNA Arab Saudi yang Siram Air keras ke Istrinya Terancam Pasal Penjualan Manusia

Mediaindonesia | Nusantara
WNA Arab Saudi yang Siram Air keras ke Istrinya Terancam Pasal Penjualan Manusia

dok.mi
Ilustrasi: Kekerasan dalam rumah tangga

 

WARGA negara asing Arab Saudi, Abdul Latief (21), yang menjadi pelaku penyiraman air keras terhadap istrinya, Sarah (21), warga Cianjur, Jawa Barat, diduga menjadi promotor pemberangkatan pekerja migran Indonesia (PMI) sehingga terancam pasal penjualan manusia.

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan di Cianjur Kamis, mengatakan pihaknya mendapatkan laporan bahwa pelaku yang selama ini dikenal sebagai pemasok kayu gaharu yang dikirim ke Arab Saudi merupakan promotor keberangkatan pekerja migran dari sejumlah daerah di Jabar.

"Pelaku memiliki usaha sebagai pemasok kayu gaharu yang memiliki nilai jual cukup tinggi, namun dia dilaporkan sebagai promotor keberangkatan tenaga kerja keluar negeri. Kami masih dalami, kalau terbukti, ada pasal baru yang akan dikenakan," katanya.

Ia mengatakan hingga saat ini masih ada larangan atau moratorium pengiriman pekerja migran ke Timur Tengah, termasuk ke Arab Saudi. Setelah pendalaman dan terbukti, pihaknya akan mengenakan pasal penjualan manusia terhadap pelaku yang sudah dijerat dengan pasal berlapis ini.

"Kita akan terus mendalami, kalau terbukti tentunya ada pasal baru yang akan dijatuhkan kepada pelaku yang saat ini terancam hukuman seumur hidup karena melakukan pembunuhan berencana terhadap Sarah yang merupakan istri sirinya," kata Doni.

Sementara terkait laporan terhadap pelaku sebagai promotor pekerja migran dengan tujuan Arab Saudi dibenarkan ayah tiri korban, Salman (60). Ketika pertama kali berkunjung ke rumahnya, pelaku sempat meminta istrinya yang merupakan ibu kandung Sarah untuk dicarikan calon pekerja yang akan dikirim ke Arab Saudi.

"Dia sempat meminta kepada istri saya yang fasih berbahasa Arab untuk dicarikan perempuan yang mau menjadi pekerja migran. Namun saat itu, istri saya menolak mencarikan. Pelaku malah tertarik pada anak tiri saya dan meminta untuk dinikahkan," katanya.

Seperti diberitakan Abdul Latief ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta saat hendak melarikan diri ke negara asalnya setelah menganiaya Sarah hingga akhirnya meninggal dunia karena mengalami luka bakar lebih dari 90 persen akibat disiram air keras.(Ant/OL-4)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Korban Jiwa Akibat Banjir di Lombok Barat Bertambah jadi 5

👤Mediaindonesia 🕔Selasa 07 Desember 2021, 19:00 WIB
Di antara korban banjir yang meninggal dunia, ada bayi berusia enam bulan dan warga yang berusia 80...
AFP/Juni Kriswanto.

Korban Semeru: Tempat ini bakal Menjadi Kota Hantu

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Desember 2021, 18:03 WIB
Desa tersebut menjadi rumah bagi sekitar 50 keluarga sebelum letusan. Banyak di antara mereka bekerja di tambang pasir yang menghiasi...
Tangkapan Layar/Palce Amalo

PTUN Kuatkan Keputusan Bupati Sorong Cabut Izin Dua Perusahaan Sawit

👤Palce Amalo 🕔Selasa 07 Desember 2021, 16:45 WIB
PTUN Jayapura, Papua mengesahkan keputusan Bupati Sorong untuk mencabut Izin Usaha Perkebunan (IUP) PT. Papua Lestari Abadi dan PT. Sorong...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya