Rabu 24 November 2021, 20:35 WIB

Realisasi Investasi Kabupaten Karanganyar 2021 Meleset 50%

Widjajadi | Nusantara
Realisasi Investasi Kabupaten Karanganyar 2021 Meleset 50%

MI/Widjajadi
Kepala DPMPSPT Karanganyar, Timotius Suryadi.

 

REALISASI investasi ke Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah di kuartal III 2021 baru mencapai Rp536 miliar atau turun 50% dibanding posisi yang sama tahun 2020. Alasannya karena terkendala pandemi Covid-19.

"Kami perkirakan sampai akhir tahun laju investasi masuk ke Karanganyar tetap stagnan," terang Kepala Dinas Pelayanan Modal dan Pelayanan Satu Pintu Terpadu (DPMPSPT) Kabupaten Karanganyar, Timotius Suryadi  Rabu (24/11).

Ia memgakui pandemi covid-19 tahun ini sulit diprediksi, meski pada ketika mengganas tahun 2020, realisasi investasi belum berdampak signifikan, dan arus investasi masih bisa mencapai Rp1,3 triliun.

Yang jelas, lanjut dia, situasi yang mempengaruhi penurunan ini lebih disebabkan oleh trend ekonomi global yang juga melambat " Bukan karena sisi pelayanan maupun insentif," imbuh Timotius.

Pemkab Karanganyar, lanjut dia, optimistis bahwa laju investasi masuk ke wilayah Intan Pari pasa tahun 2022 bisa dipulihkan lagi menuju normal, atau menuju tren positif.

Kantor DPMPSPT Karangnyar kini menempati gedung baru, dengan menyediakan 23 outlet pelayanan, untuk memudahkan para investor mengurus dokumen investasi yang diperlukan.

"Bahkan outlet baru berupa perpanjangan paspor juga sudah ada sehingga memudahkan para investor," tandas dia sekali lagi.

Berdasar peringkat, sektor investasi di Karanganyar masih didominasi pada sektor manufaktur terutama industri makanan dan minuman memberikan kontribusi 48.59% atau sebesar Rp71 miliar.

Posisi kedua adalah sektor jasa 24% atau sebesar Rp35 miliar dan disusul sektor ketiga industri tekstil 11.96% sebesar Rp 17 miliar, serta keempat sektor perdagangan dan reparasi 11.60% sebesar Rp16 miliar.

Selama ini sektor manufaktur atau pengolahan barang setengah jadi  menjadi penopang signifikan Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB Karanganyar sebesar 42% . "Karena itu sektor manufaktur terus kami genjot,"  pungkas Timotius. (OL-13)

Baca Juga: Anies Temui Alberto Longo dan Bamsoet Bahas Formula E

 

 

 

Baca Juga

DOK MI

Polda NTT Tahan Istri Terdakwa Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak

👤Palce Amalo 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:34 WIB
POLDA Nusa Tenggara Timur (NTT) menahan Irawaty Astana Dewi Ua atau Ira, istri Randy Bajideh, terdakwa kasus pembunuhan ibu dan anak. Ira...
ANTARA/Nova Wahyudi

Alex Noerdin Dituntut Hukuman Penjara Selama 20 Tahun

👤Widhoroso 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:23 WIB
MANTAN Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin dituntut hukuman pidana penjara 20 tahun terkait kasus dugaan tindak...
MI/WIDJAJADI

Adik Presiden Joko Widodo Menikah dengan Adat Jawa

👤Widjajadi 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:10 WIB
Kedua pasangan sebelumnya berstatus janda dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya