Minggu 26 September 2021, 16:31 WIB

Bintan Miliki Potensi Besar Jadi Penghasil Sorgum

Mediaindonesia.com | Nusantara
Bintan Miliki Potensi Besar Jadi Penghasil Sorgum

ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra
Petani memanen tanaman sorgum, pangan alternatif pengganti beras dan jagung.

 

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepulauan Riau berpendapat Kabupaten Bintan berpotensi menjadi penghasil sorgum, tanaman mirip jagung, yang dapat menjadi bahan pangan alternatif beras.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Kepri Rika Azmi, di Tanjungpinang, Minggu, mengatakan, sejumlah kelompok petani di Kecamatan Toapaya Bintan sejak akhir tahun 2020 mulai mengembangkan sorgum.

Para petani berhasil menanam benih sorgum di atas lahan seluas 10 hektare, hingga membuahkan hasil. biji sorgum yang diproduksi dari lahan pertanian itu mencapai 3-4 ton/hektare.

"Kami yakin dapat ditingkatkan, dan berkembang jika dikelola dengan baik," katanya.

Sorgum menarik minat petani lantaran masa panennya cukup cepat yakni 3 bulan. Sorgum di Toapaya, Bintan sudah dijual kepada pengusaha, yang mampu mengelola biji-bijinya melalui mesin berteknologi sederhana.

Harga sorgum yang dijual petani lokal itu pun cukup tinggi. 1 kg dijual sebesar Rp4.000-Rp5.000.

"Pekerjaan rumah terpenting selain meningkatkan kapasitas produksi, juga pasar. Permintaan yang tinggi akan menambah daya tarik petani untuk menanam sorgum," ujarnya.

Rika menjelaskan nilai ekonomis tanaman sorgum ternyata tidak hanya mengandalkan pada biji, melainkan akar dan daunnya juga bermanfaat. Akar sorgum dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat-obagan, sedangkan daunnya digunakan untuk bahan teh.

"Banyak manfaatnya tanaman ini," ucapnya.

Di Kepri, sorgum tidak terlalu populis. Padahal biji sorgum tidak hanya menjadi seperti beras, yang mengandung karbohidrat, melainkan juga dapat diolah menjadi tepung.

"Dapat dijadikan sebagai bahan utama membuat kue," katanya.

Untuk membumikan sorgum di Kepri, menurut dia dibutuhkan peranan berbagai pihak, termasuk dinas lain, yang memamerkan produk-produk berbahan sorgum kepada masyarakat. Lokasi pertanian sorgum yang tertata rapi juga potensial menarik perhatian publik, sehingga dapat dijadikan sebagai kawasan wisata.

"Pemprov Kepri memperkenalkan sekaligus mengajak masyarakat untuk tidak bergantung pada beras, karena ada sorgum dan sagu, yang dapat dijadikan sebagai bahan alternatif," tuturnya. (Ant/OL-12)

Baca Juga

Antara/Jessica Helena Wuysang

Cuaca Ekstrem, Kelompok Nelayan Hilang Kontak di Natuna 

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 03 Desember 2021, 18:17 WIB
Di sisi lain, banjir rob juga terjadi setelah air laut naik ke permukaan dan merendam sebanyak 92 rumah warga di Kabupaten...
DOK MI

Belasan ASN Di Pemkot Bandung Terima Bansos

👤Naviandri 🕔Jumat 03 Desember 2021, 17:34 WIB
DINAS Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Jawa Barat mengakui terdapat 19 Aparatur Sipil Negara ASN Kota Bandung yang mendapatkan Bantuan Sosial...
ANTARA

Pemkot Bandung Akan Tutup Sejumlah Ruas Jalan Selama Libur Nataru

👤Naviandri 🕔Jumat 03 Desember 2021, 17:20 WIB
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat akan melakukan penutupan sejumlah ruas jalan untuk memgatasi mobilitas masyarakat terutama...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya