Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BERJULUK Kota Seribu Sungai, Pemerintah Kota Banjarmasin di Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya memaksimalkan potensi ekonomi daerah melalui pengembangan wisata berbasis sungai.
Meski tidak seramai sebelum pandemi covid 19, beberapa perahu motor (kelotok) wisata masih terlihat hilir mudik membawa penumpang menyusuri Sungai Martapura.
Para penumpang umumnya adalah warga sekitar Kota Banjarmasin, yang ingin berekreasi menikmati keindahan wajah kota di sore hari.
Baca juga: Pemkab Hulu Sungai Tengah Kembangkan Komoditas Kopi Lokal Meratus
Berangkat dari Dermaga Siring, seberang Mesjid Raya Sabilal Muhtadin, yang biasa menjadi lokasi Pasar Terapung tiap akhir pekan, wisata susur sungai ini akan membawa penumpang berkeliling melihat keindahan Kota Banjarmasin.
"Sebenarnya minat warga wisata susur sungai cukup ramai. Namun, karena covid 19, sempat ditutup dan sekarang kembali dibuka namun dibatasi," tutur Anang, motoris perahu wisata.
Ada beberapa rute wisata susur sungai Martapura di Kota Banjarmasin ini.
Rute terpendek adalah ke arah utara dari dermaga melintasi Menara Pandang-taman nol kilometer-perkantoran gubernur lama hingga jembatan pasar lama kemudian berbalik ke arah selatan menuju Jembatan Dewi. Untuk rute pendek ini dikenakan tarif Rp10.000 per orang.
Rute lainnya menyusuri sungai lebih jauh lagi sesuai permintaan dengan biaya tambahan atau bisa dengan sistem carteran.
Tarif carteran antara Rp300 ribu-Rp350 ribu dengan tujuan biasanya menuju pasar terapung Kuin dan Pulau Kembang di Sungai Barito. Ada juga tujuan pasar terapung Lokbaintan Kabupaten Banjar.
"Wisata susur sungai ini terus kita kembangkan dan menjadi bagian dalam konsep wisata berbasis sungai," tutur Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin Ikhsan Alhaq.
Saat ini, Pemko Banjarmasin juga tengah mengembangkan wisata Jembatan Pulau Bromo yaitu wisata jembatan dipadukan dengan wisata susur Sungai Kuin Kacil dan wisata edukasi permainan.
Sebagai daerah yang memiliki banyak sungai dan sejarahnya wisata susur sungai ini dinilai dapat menjadi wisata andalan di Kota Seribu Sungai.
Wisata susur sungai ini sangat bergantung dari kondisi kelestarian sungai itu sendiri. Pemprov Kalsel, pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan World Clean Day 2021, telah memulai program rehabilitasi sungai yang disebut Sungai Martapura Bungas.
Program ini bertujuan mengembalikan fungsi sungai sebagai sendi kehidupan bagi masyarakat sepanjang daerah aliran Sungai Martapura, di Kota Banjarmasin, dan Kabupaten Banjar.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel Hanifah Dwi Nirwana mengungkapkan salah satu tujuan program Sungai Martapura Bungas adalah pengembangan wisata, transportasi dan ekonomi kreatif berbasis sungai disamping upaya rehabilitasi sungai martapura untuk mencegah bencana banjir. (OL-1)
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
KEPOLISIAN Daerah (Polda) Kalimantan Selatan menerjunkan 3.800 personel untuk membantu kelancaran dan keamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
KEMENTERIAN Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dikabarkan telah membatalkan pengangkatan atau penetapan 17 dosen Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menggelar Festival Jukung Hias Tanglong 2025 yang digelar di Sungai Martapura, land mark kota berjuluk Kota Seribu Sungai.
Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar kegiatan Baayun Maulid yang dipusatkan di kawasan mesjid bersejarah yaitu Masjid Sultan Suriansyah.
Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menggelar even tahunan Bamara Kuliner Festival 2025 (Bakul Fest) yang merupakan rangkaian Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 499.
Adapun materi pelatihan berupa observasi medan, latihan kering (dry training) dan sesi utama SAR Exercise, yaitu simulasi penyelamatan di ketinggian secara beregu.
Permintaan pergudangan di Banjarmasin mengalami lonjakan signifikan sepanjang 2025, seiring dengan transformasi kawasan industri
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved