Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
CAKUPAN vaksinasi covid-19 bagi remaja di Nusa Tenggara Timur (NTT) baru mencapai 3,18% atau 18.558 orang untuk dosis pertama dari total sasaran 582.844 orang. Sedangkan vaksinasi dosis kedua untuk remaja tercatat sebanyak 2,07% atau 12.058 orang.
Entomolog Dinas Kesehatan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil NTT Acep Effendi mengatakan cakupan vaksinasi untuk remaja itu masih jauh di bawah kelompok sasaran lainnya.
"Penyebabnya vaksinasi bagi remaja baru dimulai pada 1 Juli 2021 dan pelaksanaanya disesuaikan dengan ketersediaan vaksin di fasilitas kesehatan," ujarnya kepada Media Indonesia, Rabu (22/9).
Baca juga: Ganjar: Sebelum PTM di Jateng Siswa dan Guru Harus Testing Covid-19
Untuk vaksinasi lansia, dari sasaran 405.566 orang, cakupan vaksinasi dosis pertatama telah mencapai 14,56% dan dosis kedua 8,30%.
Cakupan vaksinasi tertinggi terdapat pada tenaga kesehaan yang mencapai 132,12% untuk dosis pertama dan dosis kedua 121,13%.
"Dari sasaran 32.221 tenaga kesehatan yang sudah divaksin untuk dosis pertama 42.571 orang," ujarnya.
Sedangkan cakupan vaksinasi pelayan publik mencapai 439.512 orang dari sasaran 402.222 orang atau 109,27%, serta cakupan vaksinasi untuk masyarakat umum dan masyarakat rentan dari sasaran 2.408.586 orang, yang sudah divaksin 498.782 orang atau 20,71%.
Menurutnya, secara keseluruhan, dari target 2.831.439 warga NTT yang harus divaksin covid-19, baru mencapai 27,65% atau 1.059.337 orang.
"Warga NTT yang sudah divaksin lengkap atau dosis pertama dan kedua sebanyak 516.908 orang atau 13,49%. Masih ada 3.314.531 orang atau 86,51% belum mendapat vaksin kedua," ujarnya.
Menurut Acep, persentase pemakaian vaksin covid-19 di NTT tinggi yakni mencapai 85,97%, sedangkan untuk kabupaten dan kota, pemakaian vaksin tertinggi di Kota Kupang 99,35% dan terendah di Rote Ndao 65,88%.
"Persentase pemakaian vaksin bersifat dinamis setiap hari karena ada pengiriman dan pemakaian di fasilitas pelayanan kesehatan," ujarnya. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved