Senin 20 September 2021, 15:18 WIB

Terganjal Hutan Lindung, Jalan Pesisir Selatan-Solok Ditargetkan Tuntas 2023

Yose Hendra | Nusantara
Terganjal Hutan Lindung, Jalan Pesisir Selatan-Solok Ditargetkan Tuntas 2023

Antara/Maril Gafur.
Ilustrasi.

 

JALAN tembus dari Bayang Kabupaten Pesisir Selatan ke Alahan Panjang Kabupaten Solok, Sumatra Barat, ditargetkan tuntas tahun 2023. Jalan penghubung antarkabupaten tersebut masih terkendala hutan suaka marga satwa sekitar tiga kilometer.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Pesisir Selatan, Syariwan, mengatakan hal itu. Untuk menghubungkan akses jalan itu, pemerintah provinsi melalui dinas terkait, tengah berupaya mengurusi soal izin pinjam pakai hutan agar dapat melanjutkan pembangunan jalan.

"Ini programnya masih berlanjut. Rencananya 2023 selesai. Sekarang kendalanya ada sekitar tiga kilometer berada di hutan suaka marga satwa. Nah, itu harus diurus izin pinjam pakainya," jelas Syariwan, Senin (20/9).

Saat ini, lanjut Syariwan, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat sedang melakukan pengurusan izin pinjam pakai dan ditargetkan bisa selesai di 2022. Ini berarti pembangunan jalan penghubung yang masih tersisa sekitar 8 kilometer tersebut tuntas hingga 2023.

"Sisa jalan harus dibangun itu ada 8 kilomter. Namun ada sekitar 3 kilometer yang belum digarap oleh provinsi, karena akses jalan penghubung itu termasuk ruas jalan provinsi. Tapi, yang lima kilometer sudah digarap, hanya belum diaspal," jelasnya.

Baca juga: Bertemu Sandiaga, Tukang Warung Desa Wisata Berterima Kasih dan Mendoakan

Pembangunan jalan tersebut sangat berarti bagi kedua daerah. Selain memangkas jarak tempuh hingga 80 kilometer, diharapkan juga mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat antardaerah.

Masyarakat Pesisir Selatan punya kekayaan hasil laut berupa ikan segar bisa dibawa ke Kabupaten Solok dengan jarak tempuh yang lebih dekat. Begitu pun, hasil sayur-sayuran dari Solok juga bisa bergerak ke negeri sejuta pesona bahkan hingga Bengkulu.

Diketahui, total panjang jalan yang menghubungkan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kabupaten Solok sekitar 44 kilometer. Pengerjaan awal sudah dimulai sejak 2008. Tapi, itu belum semua bisa terselesaikan karena masih terkendala anggaran. (OL-14)

Baca Juga

Antara

110 KK di Buleleng dapat Bantuan Rehab Rumah

👤Arnoldus Dhae 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 10:56 WIB
Kariaman menambahkan, program ini akan segera direalisasikan sebelum penghujung tahun, karena anggaranya ada pada tahun...
MI/Ria Dewi

Gubernur Lampung Beri Bonus Bagi Peraih Medali PON Papua

👤Ria Dewi 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 10:35 WIB
Arinal berharap raihan posisi 10 besar tersebut harus dijadikan langkah awal untuk menghadapi PON 2024...
dok.rumgrapres

Presiden Jokowi Kunjungan Kerja ke Kalsel

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 09:25 WIB
PRESIDEN Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan, Kamis (21/10), meresmikan sejumlah proyek dan meninjau...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya