Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
Tebing liku endikat di Kelurahan Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam, Sumatra Selatan, mengalami longsor setinggi 15 meter, Jumat (17/9) pukul 10.30 WIB.
Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan Ansori di Palembang, Jumat mengatakan, berdasarkan informasi dari petugas BPBD setempat peristiwa bencana longsor tersebut terjadi akibat curah hujan yang tinggi sejak, Kamis dini hari. “Hujan deras hingga berakibat longsor dengan ketinggian diperkirakan capai 15 meter,” kata dia.
Akibat longsor tersebut menyebabkan jalan lalu lintas utama yang menghubungkan Kota Pagaralam ke Kabupaten Kota lainnya yang berada di bawah terbing tersebut mati total karena tertutupi material bebatuan besar dan pohon-pohon tumbang.
Lalu karena jalan itu tertutup oleh material longsor menimbulkan kemacetan lebih dari 3 Km dari arah Kota Pagaralam dan ataupun kendaraan yang hendak masuk ke kota ini.
Meskipun demikian petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam bencana ini.
Petugas gabungan BPDB Kota Pagaralam, Dinas PU dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, TNI/Polri sedang mengupayakan pembersihan material yang menutup jalan dengan menggunakan satu unit alat berat.
Tapi karena lokasi kejadian yang berada di tepian jurang dan tegolong sempit sedikit menyulitkan akses masuk kendaraan alat berat yang dikerahkan oleh petugas itu.
Akhirnya sekitar pukul 14.00 WIB proses pembersihan material sudah dilakukan, hingga saat ini proses tersebut masih berlangsung. (Ant/OL-12)
SEBANYAK 492 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Sumatra ditutup sementara atau di-suspend mulai 9 Maret 2026 tanpa batas waktu.
Mendagri Kasatgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera Muhammad Tito Karnavian meninjau lokasi hunian sementara di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh
Pemerintah berhasil merampungkan pembangunan 5.500 unit rumah hunian, di mana 1.500 unit di antaranya selesai pada bulan pertama.
JUMLAH titik panas atau hotspot sebagai indikator karhutla di Riau terus melonjak. Berdasarkan pantauan terakhir satelit ditemukan sebaran titik panas yakni 336 di sumatra
Gerakan ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta.
Human Initiative memaparkan arah dan rencana pemulihan Sumatra. Pihaknya menyusun rencana itu berdasarkan kebutuhan masyarakat dan pendekatan kawasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved