Rabu 08 September 2021, 17:18 WIB

BPBD Buru Lakukan Pendataan di Wilayah Terdampak Banjir dan Angin Kencang

Atalya Puspa | Nusantara
BPBD Buru Lakukan Pendataan di Wilayah Terdampak Banjir dan Angin Kencang

Dok BNPB
Areal persawahan terdampak banjir dan angin kencang di Kabupaten Buru, Maluku, Rabu (8/9/2021)

 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buru, Provinsi Maluku terus melakukan pendataan warga yang terdampak banjir dan angin kencang yang terjadi di wilayahnya. Tercatat sebanyak 62 unit rumah terdampak atas kejadian ini. Selain terdampak pada rumah, peristiwa ini juga berdampak pada fasilitas umum seperti masjid, kantor dan bangunan Sekolah Dasar (SD) serta beberapa areal persawahan warga juga ikut terendam.

"Banjir yang menggenangi pemukiman penduduk sebanyak 62 unit rumah dan fasilitas umum lainnya," ujar BPBD Kabupaten Buru Hadi Kalaksa dalam keterangan resmi, Rabu (8/9).

Hujan dengan intensitas tinggi memicu terjadinya banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Buru pada Selasa (7/9). Sebanyak tiga desa terdampak kejadian ini yakni Desa Namlea yang terletak di Kecamatan Namlea, Desa Pela di Kecamatan Batabyal, dan Desa Waekasar di Kecamatan Weapo. Hujan yang disertai angin kencang juga mengakibatkan beberapa pohon tumbang yang menutup ruas jalan Pilar dan Kompleks SD 1 Namlea.

Baca jugaPolda Kalteng Targetkan 4.500 dosis Vaksin Untuk Pondok Pesantren dan Tempat Ibadah

BPBD Kabupaten Buru segera menerjunkan personel ke lokasi kejadian untuk melakukan pemotongan batang pohon yang menutupi ruas jalan, sehingga dapat dilalui warga sekitar. Upaya pengurangan debit air juga dilakukan dengan menggunakan pompa air untuk dialirkan ke daerah yang lebih rendah.

Hadi menambahkan, kondisi saat ini dilaporkan banjir perlahan mulai surut. Selain itu, pihaknya juga sudah memberikan bantuan logistik berupa beras dan mie instan bagi warga yang terdampak banjir.

"Banjir mulai perlahan surut saat ini, dan kami memberi bantuan logistik berupa beras dan mie instan kepada korban banjir," ujat Hadi.

Berdasarkan prakiraaan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengamati ada pembentukan dua bibit Siklon Tropis yaitu Siklon Tropis Chantu dan Conson. Kedua siklon tropis tersebut dapat menyebabkan potensi dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Masyarakat Indonesia diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi, khususnya bahaya angin kencang maupun angin puting beliung. Fenomena cuaca ini dapat terjadi saat hujan berlangsung maupun saat pergantian musim. Warga dapat mengakses informasi potensi bahaya pada media informasi dari institusi pemerintah, seperti inaRISK atau pun infoBMKG. (H-3)

Baca Juga

Ist

Jangkau Pelanggan lebih Dekat, Bolde Buka Store di Yogyakarta

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 21:50 WIB
Pembukaan Bolde Store Yogya bertujuan untuk menjangkau konsumen di area Yogyakarta dan...
MI/Ruta Suryana

ISI Denpasar Bangun Monumen 'Wall of Fame'

👤Ruta Suryana 🕔Rabu 08 Desember 2021, 21:12 WIB
Bagi Prof Kun Adnyana, masyarakat penyangga yang terdiri dari berbagai kalangan bereputasi tersebut telah banyak berkontribusi luar...
Medcom.id

Penambangan Ilegal, Polisi Tangkap Direktur PT Saraba Kawa

👤Lukman Diah Sari 🕔Rabu 08 Desember 2021, 20:40 WIB
Polres Tanah Bumbu menemukan PT Saraba Kawa melakukan Penambangan Ilegal di Desa Mangkal Api, Kecamatan Teluk Kepayang, Kabupatan, Tanah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya