Selasa 07 September 2021, 12:50 WIB

Volume Limbah Covid 19 di Kalsel Lebih 200 Ton

Denny Susanto | Nusantara
Volume Limbah Covid 19 di Kalsel Lebih 200 Ton

MI/Rocky Julian
Ilustrasi: Limbah penanganan pasien Covid-19

 

VOLUME limbah penanganan pasien Covid-19 di fasilitas pelayanan kesehatan (fayankes) di 13 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan sepanjang 2020-2021 mencapai ratusan ton. Penangan limbah medis covid 19 ini mendapat sorotan berbagai kalangan termasuk organisasi lingkungan di Kalsel.

Data yang dihimpun Media dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel menyebutkan sepanjang 2020 volume limbah covid 19 yang ditangani di fasyankes kabupaten/kota mencapai 182,821 ton. Data ini minus data dari Kabupaten Hulu Sungai Utara yang tidak melaporkan limbah covid 19.

Sedangkan volume limbah covid 19 hingga Juli 2021 sebanyak 85.219 ton. Minus Kabupaten Tapin dan Banjar yang belum melaporkan data limbah penanganan covid 19 di wilayah tersebut. "Volume limbah covid-19 di Kalsel cukup besar dan sudah ditangani sesuai ketentuan penanganan limbah B3," tutur Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Kemitraan Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, Benny Rahmadi.
 
Masalah penanganan limbah medis covid 19 ini menjadi sorotan banyak kalangan, termasuk organisasi lingkungan Walhi Kalsel dan Forum Rakyat Indonesia (FRI) Kalsel. "Penanganan limbah medis covid 19 baik di fasyankes, maupun tempat lain seperti isolasi mandiri harus menjadi perhatian serius pemerintah karena akan menjadi ancaman serius terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat secara luas," ungkap Direktur Ekskutif Walhi Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono, Selasa (7/9).

Kisworo mencontohkan soal limbah masker yang digunakan masyarakat penanganannya tidak jelas dan hanya dianggap sampah biasa, padahal sangat beresiko menyebarkan virus covid 19.

Sementara itu, pemerintah kembali memperpanjang status PPKM level IV di tiga daerah Provinsi Kalsel yaitu Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru dan Kabupaten Kotabaru hingga 20 September mendatang. Sebelumnya ada enam daerah di Kalsel berstatus PPKM level IV. (OL-13)

Baca Juga: Pria Vietnam Dipenjara 5 Tahun akibat Menularkan Covid-19

Baca Juga

MI/Solmi

Geo Fun Rafting 2021 Siap Digelar di Geopark Merangin

👤Solmi 🕔Senin 29 November 2021, 11:50 WIB
KAWASAN Geopark Merangin yang tengah dipersiapkan sebagai situs warisan dunia oleh Unesco (Unesco Global...
MI/Moat

Capaian Target PAD Dinkes Sikka Turun, Alasannya Pandemi

👤Gabriel Langga 🕔Senin 29 November 2021, 11:20 WIB
PENDAPATAN Asli Daerah (PAD) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur tahun 2021 mengalami...
MI/Akhmad Safuan

Sepekan Banjir di Pekalongan Bikin Ribuan Pembatik Menganggur

👤Akhmad Safuan 🕔Senin 29 November 2021, 09:55 WIB
BANJIR lebih dari sepekan merendam Kota Pekalongan, Jawa tengah, mengakibatkan ribuan perajin dan usaha batik...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya