Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN ketua takmir Masjid di Kudus Jawa Tengah, dipolisikan setelah terlibat dugaan penggelapan uang kas masjid. Tak tanggung-tanggung, Rp188 juta uang kas masjid diduga digelapkan.
Mantan ketua takmir Masjid Jami' Muqodas Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, itu adalah Ishak Sutarpan. Dugaan penggelapan uang kas masjid tersebut dilaporkan ke Polres Kudus oleh pengurus masjid baru.
"Kami sudah mengadukan kasus ini ke Polres Kudus kemarin," kata Ketua takmir Masjid Baitul Muqodas yang baru saat dikonfirmasi media, Ulil Falah, Jumat (3/9/2021).
Ulil menceritakan, dugaan penggelapan uang kas masjid ini mulai terungkap saat dirinya ditunjuk menjadi Ketua takmir Masjid baru periode 2020-2025 pada 20 April 2020 silam. Lazimnya kepengurusan baru, ada proses serah terima laporan keuangan masjid yang ada.
Saat itu, dari kepengurusan lama hanya dihadiri oleh bendahara lama yakni Rahardi Bambang Priyatno, seorang diri. Sementara, Ketua Takmir lama Ishak Sutarpan juga tidak hadir.
Dari laporan keuangan tersampaikan jumlah penerimaan kas masjid selama pengurus lama senilai Rp392 juta dan pengeluaran sebesar Rp359 juta. Dan tersisa saldo Rp32 juta.
"Namun, dalam laporan pengeluaran ternyata tercantum catatan ada uang kas masjid yang masih dibawa oleh Ishak Sutarpan yang besarnya Rp188 juta. Rinciannya semua tercatat lengkap di bendahara," jelas Ulil.
Lebih lanjut, pihaknya sudah berupaya menagih pengambilan uang namun upaya tersebut belum menemukan titik terang. Karena yang bersangkutan sulit untuk ditemui. "Kami akhirnya minta bantuan ke Kades untuk membantu penyelesaian masalah tersebut. Pak Kades waktu itu mengaku siap memediasi," ungkap Ulil.
Namun, seiring waktu berjalan, tak ada tanda-tanda itikad baik dari Ishak Sutarpan. Terakhir, dari kepala desa hanya bisa mendapatkan surat pernyataan dari Ishak yang menyatakan kesanggupannya untuk mengembalikan uang kas masjid tersebut.
"Dari Kepala Desa pernah mendapatkan surat pernyataan dari Ishak Sutarpan yang mengakui telah membawa uang kas masjid tersebut dan siap mengembalikannya. Namun, sekian lama ternyata belum ada tanda-tanda uang tersebut akan dikembalikan," imbuhnya.
Oleh karena itu, selaku Ketua Takmir Masjid yang baru, Ulil berinisiatif melaporkan perkara ini ke Polres Kudus. Pihaknya berharap aparat menindaklanjuti kasus ini.
Sementara itu, Kepala Desa Tumpangkrasak, Sarjoko saat dikonfirmasi membenarkan adanya persoalan tersebut. Sarjoko juga mengaku sudah beberapa kali berusaha melakukan mediasi antara kedua belah pihak. "Sudah saya mediasi beberapa kali, dan belum berhasil. Sekarang saya menyerahkan ke warga jika memang ada upaya untuk melaporkan ke polisi," katanya.
Sementara, terkait keberadaan Ishak Sutarpan sendiri, Kepala Desa mengaku belum mengetahui keberadaannya. Namun data kependudukan masih warga Desa Tumpangkrasak. "Tapi sekarang tidak lagi berdomisili di sini. Rumahnya juga sudah dijual,"ujar Sarjoko.
Terpisah, Kasatreskrim Polres Kudus Agustinus David saat dikonfirmasi menyatakan belum menerima aduan warga tersebut. "Belum ada laporan yang masuk ke kami. Tapi akan kami cek lebih lanjut," ungkapnya. (JA/OL-10)
Selain mobil, beberapa dokumen juga ikut disita saat penggeledahan KPK di rumahnya waktu itu. H
OTT tersebut merupakan yang keempat bagi KPK selama 2026, dan yang kedua secara khusus di lingkungan KPP pada tahun ini.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Pencarian Jurist Tan sudah berjalan maju. Berkas red notice sudah dikirim National Crime Bureau (NCB) Interpol Mabes Polri ke pihak Lyon, yang merupakan otoritas penegak hukum.
PRESIDEN Xi Jinping melakukan penyelidikan antikorupsi terhadap sejumlah petinggi militer, termasuk Jenderal senior Zhang Youxia, untuk memperkuat profesionalisme angkatan bersenjata.
Tujuannya untuk mencegah kedekatan berlebihan antara pejabat dan wajib pajak yang berpotensi memicu penyalahgunaan wewenang.
Prima DMI ingin memastikan bahwa remaja masjid tidak hanya hadir di mimbar dakwah.
Kondisi Masjid Syuhada Tamiang sebelumnya cukup memprihatinkan karena tertutup material lumpur, noda, serta kerak sisa bencana yang mengeras.
AWAL Oktober kemarin, saya berkesempatan hadir menjadi salah satu pembicara pada ajang the 4th PCINU Belanda’s Biennial International Conference di University of Groningen, Belanda.
Masjid ini dirancang menjadi pusat ekosistem terpadu yang menggabungkan aspek spiritual, kewirausahaan (ecopreneurship), dan pemberdayaan masyarakat.
Masjid perlu terus dimakmurkan dan dimanfaatkan sebagai sarana membangun masyarakat yang religius sekaligus mandiri.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Masjid Nurul Hidayah Kebayoran Baru Jakarta Selatan meluncurkan Program Sedekah Barang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved