Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DESA Nateh di kaki Pegunungan Meratus, Kalimantan Selatan dikenal karena panorama alam nan mempesona. Arus sungai Batang Alai dibentengi kawasan hutan dan kokohnya perbukitan karst menjadi spot olahraga arung jeram utama di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.
Tidak seramai dulu sebelum pandemi covid 19 melanda, namun para pehobi olahraga arung jeram sesekali masih menjajal derasnya riam dan jeram Sungai Nateh. Desa Nateh merupakan salah satu desa yang menjadi obyek wisata tirta andalan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Desa ini berjarak sekitar 30 kilometer dari Kota Barabai, ibukota kabupaten atau memakan waktu sekitar 45 menit menggunakan mobil atau sepeda motor. Akses desa yang masuk wilayah Kecamatan Batang Alai Timur ini cukup baik.
"Indonesia adalah surganya wisata petualangan tropis di asia dan dunia. Demikian juga Kalsel dengan kawasan pegunungan Meratus memiliki potensi wisata petualangan yang besar," tutur Bandhi Chairullah, Ketua DPW Asosiasi Wisata Petualangan (IATTA) Kalimantan Selatan.
Bandhi yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kalsel, menambahkan ada lebih 40 lokasi wisata petualangan Tirta unggulan untuk arum jeram di Indonesia. Dirinya mengakui pengembangan obyek wisata termasuk wisata arung jeram di Kalsel belum maksimal.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Hulu Sungai Tengah, Ahmad Yani mengatakan meski banyak memiliki potensi, wisata alam di wilayah ini sangat tergantung dari kondisi kelestarian kawasan Pegunungan Meratus.
"Pemkab Hulu Sungai Tengah dengan didukung masyarakatnya secara tegas menyerukan upaya pelestarian Pegunungan Meratus dengan menentang masuknya
tambang batubara maupun perkebunan kelapa sawit," tegasnya.
Selain menyajikan panorama gunung kapur di sekelilingnya serta Sungai Nateh berarus deras yang dipenuhi bebatuan sehingga sangat cocok untuk olahraga arung jeram, di kawasan ini juga terdapat sejumlah obyek wisata salah satunya Goa Ali. Goa ini berada di bawah pegunungan karst.
"Kelestarian alam di wilayah ini masih terjaga dan harus kita pertahankan," tutur Kisworo Dwi Cahyono, Direktur Eksekutif Walhi Kalsel. Sedianya kawasan ini masuk areal konsesi sebuah perusahaan tambang batubara (PT MCM) yang menyulut protes dan gugatan kepada pemerintah pusat. (OL-13)
Baca Juga: Covid-19 Varian 'Mu' Kini Dominan di Kolombia
Selain untuk hiburan, wisata alam juga bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental, serta mendorong kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Ratusan wisatawan mengunjungi Camping Ground Pinetrees untuk berwisata menyambut Tahun Baru 2026.
Wisatawan mengunjungi kawasan wisata Bumi Perkemahan Glagah Arum di Kecamatan Senduro, Lumajang, Jawa Timur.
Pahami pengertian wisata, jenis-jenisnya, manfaat untuk kesehatan dan pikiran, serta tips merencanakan liburan seru di artikel ini!
Danau Tuo di Nagari Koto Sani, Solok diyakini masyarakat sebagai salah satu yang tertua di antara lima danau di kabupaten tersebut memiliki potensi wisata alam.
Dengan wisata alam, selain cocok untuk self healing juga bisa menambah wawasan tentang ekosistem dan lingkungan, melatih fisik lewat aktivitas luar ruangan, serta meningkatkan kepedulian
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan menyelidiki penyebab jatuhnya helikopter BK 117-D3 di kawasan Pegunungan Meratus, Kalimantan Selatan.
Seluruh jenazah korban Helikopter Tipe BK117-D3 diperkirakan akan tiba di RS Bayangkara Banjarmasin pada Kamis (4/9) malam, untuk diidentifikasi.
TIM Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan memperluas lokasi operasi pencarian helikopter BK 117-D3 yang diperkirakan jatuh di kawasan hutan Pegunungan Meratus.
Helikopter bernomor seri BK 117-D3 mengalami hilang kontak dengan perkiraan lokasi berada di kawasan hutan Pegunungan Meratus, Senin (1/9), sekitar pukul 12.00 Wita.
Kawasan hutan lima kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan seluas 119 ribu hektare akan ditetapkan sebagai Taman Nasional Pegunungan Meratus.
MASYARAKAT adat di pegunungan Meratus, Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan penolakan terhadap kebijakan perdagangan karbon yang dikampanyekan pemerintah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved