Kamis 22 Juli 2021, 15:25 WIB

Rugikan Negara Hingga Rp6,7 M, Penyelundup Bibit Lobster Divonis 20 Bulan Penjara

Dwi Apriani | Nusantara
Rugikan Negara Hingga Rp6,7 M, Penyelundup Bibit Lobster Divonis 20 Bulan Penjara

MI/Dwi Apriani
Suasana sidang penyelundupan bibit lobster di PN Palembang.

 

PENGADILAN Negeri Palembang memvonis Bangsawan Utomo, 36, warga Lampung 20 bulan penjara atas kasus penyelundupan ribuan bibit lobster. Vonis ini dijatuhkan, Kamis (22/7).

Selain divonis 20 bulan penjara, Bangsawan juga harus membayar denda Rp40 juta atau subsider dua bulan penjara. Ketua Majelis Hakim Sahlan Efendi mengatakan, vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut terdakwa dengan hukuman 1 tahun 10 bulan penjara.

"Terdakwa divonis 1 tahun 8 bulan. Terdakwa diberikan waktu pada terdakwa selama 7 hari untuk menentukan sikap, apakah banding atau terima atas putusan tersebut," jelas Sahlan.

Sebelumnya, pada sidang agenda dakwaan, JPU Edy Susianto menyatakan terdakwa Bangsawan Utomo, terbukti secara sah terbukti melanggar perbuatan hukum dengan cara tanpa izin membawa 66.937 benih bening lobster, yang dibelinya dari nelayan Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.

"Atas perbuatannya, terdakwa terancam melanggar pasal 92 Jo Pasal 26 UU RI No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana diubah dengan UU RI No. 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana diubah dengan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Dengan ancaman 8 tahun penjara," ujar JPU, Edy Susianto.

Ditemui usai persidangan JPU Edy mengatakan jika terdakwa Bangsawan Utomo tidak memiliki izin untuk memiliki atau memperjualbelikan bibit lobster. "Terdakwa ini membeli bibit lobster jenis mutiara dari para pelayan. Namun terdakwa tidak memiliki izin untuk melakukan kegiatan jual beli atau dilakukan secara ilegal," ujar Edy.

Ia menjelaskan jika perkara ini, awalnya terdakwa ditangkap oleh pihak Bea Cukai yang kemudian dilimpahkan pada Dinas Perikanan Kota Palembang. Atas perbuatannya terdakwa, negara mengalami kerugian mencapai Rp6.726.300.000.

Untuk diketahui, pada Sabtu (12/6/2021) terdakwa Bangsawan Utomo ditangkap oleh pihak Kejari di Jalan Mayjen Yusuf Singadikane depan perumahan Citraland Keramasan Palembang. Dari tangannya, petugas mendapati barang bukti berupa, 66.937 bibit lobster jenis mutiara, didalam kantong plastik yang sudah diisi dengan oksigen sebanyak 371 kantong plastik dan dibagi kedalam 8 (delapan) kotak/ kardus warna coklat. (DW/OL-10)

Baca Juga

Antara

Tercapai 63 Persen, Warga Batam Butuh Pasokan Vaksin Covid-19

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 02 Agustus 2021, 21:00 WIB
Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, belum berhasil mencapai target vaksinasi dosis pertama terhadap 70 persen warga sasaran pada akhir...
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

700 Nelayan di Pantai Selatan Cianjur Berhenti Melaut

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 02 Agustus 2021, 21:00 WIB
Selama melaut, nelayan dapat membawa uang hingga ratusan ribu sampai jutaan rupiah, ketika hasil tangkapan...
MI/WIDJAJADI

Bantuan Oksigen terus Mengalir ke Solo

👤Widjajadi 🕔Senin 02 Agustus 2021, 20:30 WIB
Persediaan oksigen di Kota Solo cukup melimpah, sehingga warga bisa mendapatkannya dengan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pembangunan Berkelanjutan demi Keselamatan Bersama

 Sektor keuangan memiliki peran besar dalam mengarahkan perubahan menuju penerapan green economy

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya