Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA mendukung penerapan Climate Smart Agriculture (CSA) atau Pertanian Cerdas Iklim program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP), Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) TA 2021 bekerja sama dengan Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) Pati melakukan kegiatan pengukuran emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Kali ini difokuskan pada wilayah Lombok Tengah.
Pengukuran emisi GRK padi dilaksanakan pada Maret hingga Oktober 2021 atau pada musim ASEP (April–September) yang berada di 17 kabupaten dan 8 provinsi lokasi lahan sawah demplot CSA SIMURP dan lahan sawah non demplot CSA SIMURP.
SIMURP sendiri merupakan program utama Kementerian Pertanian (Kementan) salah satu tujuannya adalah menurunkan emisi GRK melalui CSA/Pertanian Cerdas Iklim.
Sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) bahwa semua program-program utama Kementan harus didukung sepenuhnya.
CSA SIMURP juga memberikan dampak positif bagi pertanian. Melalui CSA SIMURP produksi dan produktivitas pertanian serta pendapatan petani meningkat.
“SIMURP juga mengajarkan banyak hal kepada petani, bagaimana mengatasi perubahan iklim serta inovasi teknologi di bidang pertanian guna mendukung pembangunan pertanian,” ujar Mentan SYL.
Hal yang sama disampaikan Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi. Ia mengatakan CSA juga mengajarkan budidaya pertanian yang tahan terhadap perubahan iklim. Termasuk mengurangi resiko gagal panen, penurunan emisi GRK serta peningkatan pendapatan petani, khususnya lokasi SIMURP.
"Untuk itu, kita mengajak agar Pemerintah Daerah yang terlibat program SIMURP untuk mendukung CSA," ujar Dedi dalam keterangannya, Senin (19/7).
Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu lokasi SIMURP yang sudah melakukan kegiatan pengambilan sampel pengukuran emisi GRK di lokasi lahan milik kelompok tani Pade Maju Pacu Desa Sasake.
Nurmalinda Ruri, Penyuluh Pertanian Provinsi NTB menjelaskan, pengambilan sampel emisi GRK tahap I telah dilaksanakan pada 17 Juni 2021 pada umur tanam 55 HST dan tahap II dilaksanakan pada 1 Juli 2021. Pengambilan sampel tahap III pada umur tanam 83 HST dilakukan pada (15/7/2021).
Pengambilan sampel emisi GRK yang sesuai rekomendasi yaitu pada pagi hari sekitar pukul 07.00 atau 08.00 waktu setempat, karena pada pagi hari udara di sekitar lahan belum terkontaminasi oleh gas gas lain dari asap kendaraan bermotor.
Selain itu, pengambilan sampel membutuhkan waktu yang lumayan lama di lahan kurang lebih sekitar 3 jam untuk mengambil sampel gas CH4, N2O, dan CO2.
“Selama pengambilan sampel emisi GRK hampir tidak ada kendala dikarenakan penyuluh BPP SIMURP sudah paham bagaimana teknis pengambilan sampel emisi GRK," jelasnya.
"Hal ini karena peran dari peneliti dari Balingtan Pati yang langsung ke lokasi untuk menjelaskan alat dan teknis pengambilan sampel karena memang diakui ini pengetahuan baru bagi kami penyuluh dan petani," ujar Nurmalinda.
Dengan mengetahui besarnya emisi GRK dari pertanian, kita dapat menentukan tindakan yang dapat menurunkan emisi GRK, salah satunya dengan CSA atau Pertanian cerdas Iklim.
Melalui CSA dapat menentukan besarnya emisi GRK yang lebih rendah, dan meningkatkan pendapatan petani dan prodiktivitas tanaman serta meningkatkan ketangguhan petani terhadap perubahan iklim. (RO/OL-09)
Periode 1-10 Februari 2026 atau dasarian I Februari terdapat peluang hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian sebesar 70 hingga lebih dari 90 persen.
Sirkulasi angin dari sistem tekanan rendah tersebut, menurutnya, masih cukup kuat untuk memicu hembusan angin kencang di wilayah NTB, meski tidak sebesar dampak Bibit Siklon Tropis 97S
Berikut prakiraan cuaca Senin 12 Januari 2026 untuk kota-kota besar di Indonesia dikutip dari BMKG
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
Kabupaten Sumbawa tercatat mengalami 764.994 kali sambaran petir atau setara 72,77% dari total sambaran petir yang terjadi selama periode awal Januari hingga Desember.
Iqbal menilai saat ini merupakan momentum terbaik untuk membangun dari desa.
PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
PENYALURAN pupuk bersubsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi, dianggap menjadi fondasi penting dalam transisi pertanian.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved