Selasa 15 Juni 2021, 20:18 WIB

Ruang Isolasi RS Rujukan di Kulon Progo Hampir Penuh

Mediaindonesia.com | Nusantara
Ruang Isolasi RS Rujukan di Kulon Progo Hampir Penuh

MI/Andri Widiyanto.
Ilustrasi : Petugas menyiapkan kamar yang akan digunakan sebagai ruang perawatan di Tower 8 RSDC, Pademangan, Jakarta, Selasa (15/6).

 

Ruang isolasi dua rumah sakit rujukan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, hampir penuh, seiring penambahan kasus terkonfirmasi COVID-19 yang cukup tinggi.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Selasa, mengatakan dua rumah sakit rujukan untuk penanganan pasien terkonfirmasi COVID-19, yakni RSUD Wates sisa tujuh kamar dari 30 ruangan yang disediakan, dan RSUD Nyi Ageng Serang tinggal satu ruangan dari 10 ruangan yang disediakan.

"Posisi bangsal isolasi rumah sakit rujukan Kulon Progo per 15 Juni 2021, yakni RSUD Wates sisa tujuh ruangan dan antrian IGD sembilan pasien. Kemudian RSUD Nyi Ageng Serang sisa satu ruangan dan antrian IGD kosong," kata Baning.

Ia mengatakan hari ini, penambahan terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 35 kasus dari hasil usap (swab) PCR sebanyak delapan kasus, dan tes cepat antigen 27 kasus. Kasus tersebut tersebar di Temon, Sentolo, Kalibawang, Panjatan, Wates, Lendah, dan Pengasih.

Selain itu, hari ini ada satu pasien terkonfirmasi yang meninggal dunia, yakni warga Kalibawang. Kemudian, ada 11 terkonfirmasi COVID-19 yang selesai menjalani isolasi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo, total terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 6.593 kasus dengan rincian 66 isolasi rumah sakit, isolasi mandiri 545 kasus, selesai isolasi 5.321 kasus, 533 sembuh dan 128 meninggal dunia.

"Dua hari terakhir, penambahan terkonfirmasi COVID-19 memang jumlahnya turun dibandingkan sebelumnya. Namun demikian, kami tetap mengimbau kepada masyarakat meningkatkan protokol kesehatan," katanya.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Fajar Gegana mengingatkan kepada warga untuk 5M mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas dan interaksi.

"Jangan sampai lengah, khususnya selalu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," katanya. (Ant/OL-12)

Baca Juga

ANTARA/	NOVRIAN ARBI

Wagub Jabar Minta Warga Waspadai Banjir dan Longsor

👤Adi Kristiadi 🕔Minggu 25 Juli 2021, 20:36 WIB
Pergeseran dari musim kemarau ke musim hujan sudah mulai terjadi di berbagai daerah dapat menyebabkan...
MI/Benny Bastiandy

BIN Gelar Vaksinasi Massal di Cianjur dan Bagikan Ribuan Bansos di 7 Provinsi

👤Benny Bastiandy/Budi Kansil 🕔Minggu 25 Juli 2021, 20:13 WIB
KEPALA BIN Jendral Polisi (Purn) Budi Gunawan meninjau vaksinasi pelajar di Yayasan Madrasah Tanwiriyyah, vaksinasi secara door to door di...
Antara

Pemkab Tasikmalaya Segera Bayar Insentif untuk Nakes

👤Kristiadi 🕔Minggu 25 Juli 2021, 17:30 WIB
Sebelumnya, para nakes yang menangani pasien covid-19 mempertanyakan keterlambatan pembayaran insentif hingga beberapa bulan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pegasus Spyware, Senjata Pembungkam Wartawan

 Konsorsium media internasional bersama Amnesty International melaporkan lebih dari 50 ribu nomor telepon menjadi target spyware Pegasus.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya