Kamis 03 Juni 2021, 17:23 WIB

Pandemi, Produktivitas Tembakau Lamongan Meningkat

Achmad Yakub | Nusantara
Pandemi, Produktivitas Tembakau Lamongan Meningkat

Ilustrasi
Tembakau

 

PRODUKTIVITAS tanaman tembakau di Kabupaten Lamongan, Jatim, mengalami peningkatan secara signifikan hingga menempatkan Lamongan menjadi rangking lima penyumbang tembakau di Jawa Timur.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikutura dan Perkebunan (TPHP) Lamongan, Sujarwo saat melakukan Tanam Tembakau Perdana jenis virginia K326 bersama Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Desa Nguwok Kecamatan Modo, Kamis (3/5) siang.

Tanam tembakau perdana ini dilakukan oleh Bupati Yuhronur Efendi ini.Menurut Sujarwo, tercatat 9.400 ton dari 122 ribu ton produksi tembakau tahun 2020 di Jawa Timur berasal dari Kabupaten Lamongan.

‘’Tembakau dari Lamongan ini termasuk penyumbang terbesar ke lima di Jawa Timur. tembakau kita tahun 2020 kemarin mencapai 9.400 ton dengan provitas 1,45 ton/ha," terangnya.

Sedangkan tahun 2019 hanya 8.400 ton dengan provitas 1,35 ton/ha." Ini menunjukkan meski ditengah pandemi, para petani terus mengalami produktivitas kerja,’’ tambah Sujarwo.

Baca juga :Puluhan Polisi Covid-19, Satu Polsek Di Banyumas Dilockdown

Diterangkannya, di Kabupaten Lamongan ada dua jenis tanaman tembakau yang ditanam para petani, yakni tembakau Virginia dan Jawa.

Sujarwo menjelaskan, seluas 4.300 hektar lahan sawah di Kabupaten Lamongan di tanami tembakau jenis Virginia, 60 hektar diantaranya berada di Desa Nguwok, sementara 3.200 hektar menanam jenis tembakau Jawa.

Bupati menambahkan, meski produktivitas tembakau di wilayah Jawa Timur mengalami penurunan pada 2020, justru Kabupaten Lamongan mengalami peningkatan. Hal ini, kata Yuhro, menunjukkan para petani terus mengalami produktifitas kerja meski disituasi pandemi.

‘’Produksi tembakau di Jawa Timur pada tahun 2020 hanya 122 ribu ton, sedangkan tahun 2019 mencapai 135 ribu ton, artinya mengalami penurunan. Sementara kita malah mengalami kenaikan, bahkan provitas kita diatas rata-rata Jawa Timur. ini menunjukkan para petani terus mengalami produktifitas kerja meski disituasi pandemi,’’ tambahnya.(OL-2)

Baca Juga

MI/Widjajadi

Pemkot Solo Minta Sekolah Antisipasi Klaster PTM

👤Widjajadi 🕔Kamis 23 September 2021, 13:03 WIB
"Ya meski vaksinasi siswa didik di Kota Solo sudah mencapai 80% lebih, tetapi kewaspadaan terhadap kemungkinan penularan covid-19...
MI/Gabriel Langga

Ikut Ujian Kompetensi, Siswa LPK Karunia Bunda Siap Terjun di Dunia Kerja

👤Gabriel Langga 🕔Kamis 23 September 2021, 11:19 WIB
Ada sekitar 40 peserta didik yang mengikuti pelatihan desain grafis yang dilaksanakan selama 38 hari di LKP Karunia...
MI/Djoko Sardjono

TNI/Polri Tingkatkan Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Klaten

👤Djoko Sardjono 🕔Kamis 23 September 2021, 10:50 WIB
Serbuan vaksinasi TNI-Polri, dalam dua pekan terakhir, telah dilaksanakan di 18 Polsek jajaran Polres...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Sarjana di Tengah Era Disrupsi

Toga kesarjanaan sebagai simbol bahwa seseorang memiliki gelar akademik yang tinggi akan menjadi sia-sia jika tidak bermanfaat bagi diri dan orang banyak di era yang cepat berubah ini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya