Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
SEMUA wilayah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, rawan kekeringan menyusul prediksi bakal segera memasukinya musim kemarau. Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat telah berkoordinasi dengan relawan tangguh bencana (retana) maupun camat dan kepala desa segera memetakan potensi kerawanan tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur Dedi Supriadi, mengatakan BPBD tidak mau berspekulasi dengan tidak memerhitungkan potensi kebencanaan di suatu wilayah. Artinya, kewaspadaan terhadap potensi kerawanan bencana harus dilakukan komprehensif di semua wilayah.
"Memang, sampai saat ini kita belum menerima laporan wilayah mana saja yang berpotensi rawan kekeringan saat kemarau nanti. Makanya, kami mewaspadai potensinya di semua wilayah," kata Dedi di sela kegiatan sosialisasi pengelolaan risiko bencana di Cianjur, Kamis (27/5).
Berbagai upaya antisipasi sedang dipersiapkan BPBD menghadapi prediksi memasukinya musim kemarau. Termasuk menggencarkan sosialisasi menjaga lingkungan alam kepada masyarakat.
"Kearifan lokal sangat diperlukan mengantisipasi bencana kekeringan saat kemarau. Kalau kita bisa menjaga alam, maka alam pun akan menjaga kita. Contoh, jangan melakukan penggundulan atau penebangan pohon sembarangan. Pepohonan akan berfungsi mengikat air sehingga bisa mencegah longsor saat musim hujan dan menyimpan air saat kemarau," jelas Dedi.
Selain mengantisipasi potensi dampak kemarau, BPBD juga sampai saat ini masih fokus mengantisipasi berbagai potensi dampak curah hujan tinggi. Sejumlah bencana hidrometeorologi masih terjadi di Cianjur menyusul masih terjadinya hujan kurun beberapa waktu terakhir.
"Kalau kita melihat data dari BMKG, memang masih terjadi hujan. Kemarin saja kita, beberapa hari lalu, informasi dsri BMKG bahwa Cianjur harus waspada potensi banjir. Ini artinya masih ada kemungkinan curah hujan tinggi di Kabupaten Cianjur," bebernya.
Namun, lanjut Dedi, pada prinsipnya BPBD harus selalu siap dan siaga menghadapi berbagai potensi kebencanaan. Karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas kepada Retana yang selama ini menjadi mitra BPBD dalam penanggulangan kebencanaan.
"Kami punya 1.832 retana yang tersebar dj 360 desa dan kelurahan di 32 kecamatan. Masing-masing desa dan kelurahan memiliki 5 orang retana serta masing-masing kecamatan punya 1 orang korcam," imbuhnya.
Peran dan fungsi Retana bakal menjadi garda terdepan mencegah dan menanggulangi seandainya terjadi bencana di suatu daerah. Dibentuknya retana didasari juga pertimbangan mempercepat penanganan saat terjadi
bencana. "Karena itu, Retana merupakan garda terdepan BPBD Kabupaten Cianjur," pungkasnya. (BK/OL-15)
Ilmuwan temukan jutaan bakteri dan jamur "pelindung" di dalam pohon ek yang tetap stabil meski dilanda kekeringan ekstrem.
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
GUBERNUR Sumatra Barat Mahyeldi menyebut kondisi kekeringan air di Padang saat ini tergolong cukup ekstrem, terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji.
USAI banjir bandang menerjang Padang, Sumatra Barat, pada akhir November 2025 lalu, dua irigasi rusak total.
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved