Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LIMA warga Srumbung, Magelang, Jawa Tengah, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ledakan mercon atau petasan di balon udara yang terjadi di Desa Sabrang, Delanggu, Klaten, Senin (17/5) pukul 08.30 WIB.
Para tersangka ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten, kurang dari 24 jam setelah kejadian ledakan petasan di Desa Sabrang. Akibat ledakan petasan di balon udara itu satu rumah warga rusak.
Kapolres Klaten AKB Edy Suranta Sitepu kepada pers, Selasa (18/5), mengungkapkan kelima tersangka, AG, 18; AP, 20; NT, 33; MW, 25; dan N, 23; ditangkap berdasarkan petunjuk dari olah tempat kejadian perkara.
Baca juga: Polda Lampung Sebut Pembakaran Polsek karena Ketimpangan Personel
Hasil penyelidikan yang dilakukan jajaran Satreskrim Polres Klaten, para tersangka membuat dua balon udara yang dilengkapi dengan petasan. Balon pertama diterbangkan di Magelang, Sabtu (15/5), petasan meledak di udara.
Kemudian, balon udara kedua diterbangkan Senin (17/5) sekitar 07.00 WIB. Setelah menunggu lama, petasan yang digantungkan di balon udara itu tidak meledak, bahkan terbang jauh dan hilang dari pandangan, akhirnya mereka pulang.
Ternyata, lanjut Edy Sitepu, balon udara yang diterbangkan pagi itu jatuh dan meledak pukul 08.30 WIB di pekarangan warga Desa Sabrang, Delanggu. Satu rumah milik Sri Rejeki, 48, rusak akibat ledakan petasan tersebut.
"Tidak ada korban jiwa maupun terluka akibat ledakan petasan di balon udara yang diterbangkan para tersangka warga asal Srumbung, Magelang,
itu. Hanya kaca rumah Sri Rejeki yang rusak atau pecah," kata Kapolres Klaten.
Sementara itu, AG, salah satu tersangka kasus ledakan petasan di Desa Sabrang, Delanggu, mengatakan pembuatan balon udara yang ada petasannya itu merupakan tradisi untuk memeriahkan Hari Raya Idul Fitri.
"Tetapi, kami tidak menyangka kalau balon udara yang diterbangkan Senin (17/5) pagi jatuh dan meledak di Klaten. Untuk pembuatan satu buah balon udara itu menghabiskan biaya sekitar Rp1,5 juta," jelasnya.
Para tersangka dijerat Pasal 1 ayat (1) jo Pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Darurat No 12/Drt/1951 tentang Senjata Tajam dan Bahan Peledak, subsider Pasal 188 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun. (OL-1)
Pendaki asal Magelang Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang dilaporkan hilang sejak 17 hari lalu saat mendaki Gunung Slamet akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
PRESIDEN Prabowo Subianto dipastikan akan kembali menggembleng para pembantunya dalam agenda retret Kabinet Merah Putih di kediaman Hambalang, Bogor, besok, Selasa (6/1)
SenengMinton tidak hanya membuka akses lebih luas bagi siswa-siswi untuk mencoba bulu tangkis.
MesaStila100 2025 kembali digelar di Magelang, menghadirkan 420 pelari dari 7 negara dengan rute menantang di tengah pesona alam Jawa Tengah.
Kasus ini melibatkan terlapor berinisial DJS (48), seorang wiraswasta yang menjabat sebagai Kepala Desa Salamkanci periode 2016 hingga 2022 dan berdomisili di Magelang.
Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus mendatang.
SEORANG bocah berinisial RFA,12, warga Jetis, Caturharjo, Sleman, hari Sabtu (15/3) pagi dilarikan ke RSA UGM setelah mengalami luka-luka akibat ledakan petasan.
POLDA Metro Jaya melarang diadakannya kegiatan sahur on the road (SOTR), bermain petasan, hingga kegiatan berbahaya seperti balap liar di bulan Ramadan.
Seorang anak tewas serta lima lain luka-luka akibat bermain petasan berukuran besar di Jalan Desa Jrebengkembang, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Ledakan yang diduga dari petasan terjadi di sebuah rumah makan Dusun Besokor, Desa Sidomukti, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Kamis (20/4) pagi.
POLRES Tasikmalaya Kota telah menyita jutaan butir petasan ukuran kecil, sedang dan besar di dalam dua rumah berada di empat gudang yang direncanakan akan dijual untuk malam takbiran.
Sekjen KLHK Bambang Hendroyono menegaskan baha saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved