Sabtu 10 April 2021, 09:20 WIB

Polres Klaten Tetapkan 6 Tersangka Kasus Kematian Pesilat Remaja

Djoko Sardjono | Nusantara
Polres Klaten Tetapkan 6 Tersangka Kasus Kematian Pesilat Remaja

MI/Djoko Sardjono
Polres Klaten saat rilis kasus tewasnya seorang pesilat.

 

SATUAN Reserse Kriminal Polres Klaten, Jawa Tengah, menahan tiga dari enam tersangka dalam kasus kematian seorang siswa silat seusai mengikuti latihan bela diri tersebut.

Ketiga pelatih silat yang kini ditahan di Polres Klaten, yakni Mahmudi alias Mudi, 18, Ajik Nugroho, 19,, dan Ridwan AP 20. Ketiganya adalah warga Kecamatan Trucuk, Klaten.

Adapun siswa salah satu perkumpulan silat di Klaten yang meninggal dunia  seusai mengikuti latihan, yakni MNS, 15, pelajar warga Desa Srebegan, Kecamatan Ceper, Klaten.

Baca juga: Polisi Tangkap Penebang Pohon Sonokling di Tejakula Buleleng

Kasatreskim AK Andriansyah Rithas Hasibuan, Jumat (9/4), menjelaskan kronologi meninggalnya MNS saat bersama 11 siswa silat lainnya mengikuti latihan di Balai Desa Palar, Trucuk.

Latihan pada Sabtu (3/4) malam itu dimulai pukul 19.30 WIB dan berakhir pukul 03.00 WIB. Saat dilakukan doa bersama sebelum pulang, tiba-tiba MNS jatuh tidak sadarkan diri.

Menurut Andriansyah, korban dilarikan ke rumah sakit terdekat. Korban tiba di UGD RSI Klaten pukul 03.15 WIB. Namun, pada pukul 03.45 WIB tim medis menyatakan korban meninggal dunia.

"Dari hasil pemeriksaan para tersangka, dalam latihan malam itu siswa  silat memperoleh pukulan dan tendangan dari pelatih. Juga tindakan push
up lebih dari 50 kali," katanya.

Untuk mengungkap penyebab meninggalnya pesilat remaja tersebut, lanjut Andriansyah, polisi juga berkoordinasi dengan tim forensik. Hasilnya, awal pekan depan sudah bisa diperoleh.

Dalam kasus kematian MNS, Satreskrim menetapkan enam tersangka. Namun, hanya tiga yang ditahan. Sedangkan tiga tersangka lainnya tidak ditahan karena masih di bawah umur.

Para tersangka dijerat Pasal 80 ayat (3) jo 76 C subsider 80 ayat (1) jo Pasal 76 C UU No 35/2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya sampai 15 tahun penjara.

"Penanganan kasus kematian MNS berdasarkan laporan bernomor: LP/B/59/IV/2021/Jateng/Res Klt tanggal 4 April 2021," kata Kasatreskrim mewakili Kapolres Klaten AKB Edy Suranta Sitepu. (OL-1)

Baca Juga

MI/ HO

Dorong Ekspor, Bupati Tambrauw Bangun Infrastruktur Perikanan

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 13:16 WIB
Infrastruktur ini berupa cold storage, air blast dan pabrik es, yang dibangun di Distrik Sausapor dan...
dok.ist

Sahabat Lamongan Optimis Sandiaga Uno Maju di Pilpres 2024

👤mediandonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 09:40 WIB
RATUSAN relawan Sahabat Sandi memberikan dukungan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno pada pilpres...
Dok.Pemprov Sumbar

Gandeng Kemendagri dan ESQ, Pemprov Sumbar Luncurkan ASN BerAKHLAK

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 09:05 WIB
Ia berharap launching core values ini tidak hanya sampai di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya