Kamis 08 April 2021, 13:54 WIB

Mempopulerkan Partai Lewat Usaha Transportasi Daring

Mediaindonesia.com | Nusantara
Mempopulerkan Partai Lewat Usaha Transportasi Daring

Mi/Dok Partai Emas
Peluncuran aplikasi Emas Jek dan koperasi oleh Ketua Umum Partai Emas, Hasnaeni (berdiri).

 

TRANSPORTASI daring ternyata diminati oleh partai politik. Parpol Era Masyarakat Sejahtera (Emas) yang akan berlaga di 2024, mendekatkan dengan masyarakat dengan membuka usaha transportasi daring lewat aplikasi Emas Jek.

Ketua Umum Partai Emas, Hasnaeni menyatakan bahwa layanan transportasi daring Emas Jek terus dilakukan pengembangan. Keuntungannya dibagikan ke anggota partai.

"Emas Jek sudah trial bisnis dan sudah jalan," kata Hasnaeni, Kamis (8/4)

Pengujian layanan di berbagai lini terus dilakukan. Tujuannya untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pengguna nantinya.

"Platform Emas Jek sudah uji coba," ujarnya.

Aplikasi Emas Jek sendiri telah hadir di Google Play Store, sejak 17 Februari 2021. Aplikasi tersebut kini sudah bisa dioperasikan oleh mitra serta pengguna. Mitranya sendiri ialah kader dan simpatisan Partai Emas, juga masyarakat lainnya.

"Kini sudah bisa digunakan seluruh kader Partai Emas dan simpatisan. Bisa dipakai baik secara nasional, internasional hingga tingkat RT, RW bahkan," ungkap Hasnaeni.

Aplikasi yang ada di Emas Jek ini memang mirip dengan aplikasi layanan transportasi daring yang sudah ada di masyarakat.

Di samping layanan ojek sepeda motor melalui Emas Bike, Emas Jek juga menyediakan layanan pembelian dan pengantaran makanan dengan Emas Food. Lalu ada Emas Car, layanan taksi online, Emas Send layanan pengiriman dokumen atau barang dengan jumlah kecil, Emas Kargo layanan jasa pengiriman barang dengan jumlah besar melalui truk atau mobil box. Kemudian Emas Pay, layanan pembayaran dan transfer dana ke rekening.

baca juga: Emas Jek, Aplikasi Transportasi Online Siap Meluncur 2021

Sejumlah keunggulan diklaim dimiliki Emas Jek, dibandingkan pesaingnya.

"Kalau mereka kepemilikannya sudah asing. Kalau Emas Jek ini milik anak bangsa sendiri di Indonesia, 100 persen," tutur Hasnaeni.

"Tapi kita akan membagikan keuntungan atau deviden kepada mitra Emas Jek dan kader Partai Emas setiap tiga bulan. Hal ini akan di-publish ke publik," imbuh 'Wanita Emas, sapaan populer Hasnaeni yang pernah mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB. (RO/OL-3)

 

Baca Juga

medcom.id

Total Kasus Covid-19 di Klaten Mencapai 7.025 Orang, 471 Meninggal

👤Djoko Sardjono 🕔Senin 12 April 2021, 08:21 WIB
Berdasarkan laporan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten, Minggu (11/4), kasus positif bertambah lagi 31...
MI/Supardji Rasban

Harsoyo Akhirnya Jadi Ketua DPC Papdesi Kabupaten Tegal

👤Supardji Rasban 🕔Senin 12 April 2021, 08:14 WIB
Harsoyo akhirnya dikukuhkan menjadi Ketua DPC Persatuan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) Kabupaten Tegal setelah sempat...
Ilustrasi

Politik Uang Marak Jelang PSU di Kalimantan Selatan

👤Denny Susanto 🕔Senin 12 April 2021, 07:52 WIB
Jelang pemungutan suara ulang di Kalsel, dugaan kecurangan dan maraknya politik uang dengan berbagai motif di daerah lokasi PSU...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Modal Bikin Bank Baru kian Besar

 Di ketentuan RPOJK Bank Umum, bagi perbankan yang baru mau berdiri, diwajibkan memenuhi modal inti Rp10 triliun, termasuk untuk pendirian bank digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya