Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SEMPAT terhenti karena pandemi covid-19, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cirebon kembali lakukan pelayanan langsung ke masyarakat atau door to door. Bagi warga yang memiliki keterbatasan, petugas Disdukcapil akan langsung mendatangi rumah warga.
Kepala Disdukcapil Kota Cirebon, Atang Hasan Dahlan, menjelaskan saat ini dinas yang dipimpinnya sudah kembali melayani dengan terjun langsung ke masyarakat.
"Sebelum pandemi covid-19 melanda, layanan langsung kepada warga untuk perekaman KTP elektronik sebenarnya sudah dilakukan," ungkap Atang, Rabu (17/3). Namun sejak pandemi covid 19 menerjang dunia, layanan tersebut sempat dihentikan.
Kini, lanjut Atang, layanan jemput bola berupa perekaman KTP-e langsung ke pemukiman warga kembali mereka lakukan. "Bahkan untuk penyandang disabilitas, jika ada permintaan dari keluarga, kita juga siap untuk mendatangi rumah mereka," ungkap Atang.
Selama 2021 ini, lanjut Atang, mereka sudah melayani tiga orang berkebutuhan khusus yang membutuhkan perekaman KTP-e. "Petugas kami langung mendatangi rumah yang bersangkutan," ungkap Atang.
Dijelaskan Atang, jemput bola berupa memberikan layanan perekaman KTP-e langsung kepada warga sudah mereka lakukan kembali sejak Februari 2021. Sasaran utama yaitu para wajib KTP baru yang belum melakukan perekaman. Sedangkan sisanya yaitu mereka yang memiliki kartu KTP-e tapi telah hilang atau rusak.
"Bagi masyarakat yang membutuhkan perekaman KTP-e bisa langsung menghubungi kami," ungkap Atang. Bisa melalui RW maupun kelurahan. Petugas mereka, lanjut Atang, bahkan siap untuk memberikan pelayanan di hari libur.
Mengenai ketersediaan blanko menurut Atang saat ini kondisinya aman. Mereka juga melakukan pencetakan KTP-e sebanyak 250 keping setiap harinya. (OL-13)
Baca Juga: Perekaman Data KTP-E Hingga Tengah Malam
Fokus utama KND bukan sekadar pada perolehan medali, melainkan memastikan negara hadir dalam memberikan hak yang setara bagi atlet disabilitas.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
Kisah Grisna Anggadwita menunjukkan bagaimana pemberdayaan dan pendekatan manusiawi membuka peluang ekonomi inklusif.
Sejumlah pekerjaan rumah dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di tanah air harus dituntaskan.
Kegiatan ini lahir sebagai respons atas masih adanya kesenjangan antara potensi penyandang disabilitas dengan realitas praktik rekrutmen di dunia kerja.
Upaya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas membutuhkan kolaborasi nyata antara negara dan masyarakat sipil.
Pada 2025, Jawa Timur mencatatkan skor kinerja pelayanan publik terbaik nasional dengan angka 4,75 dari skala 5.
ASN di Jatim diajak membangun kebijakan yang cerdas dan berdampak melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta pemanfaatan teknologi digital.
Peluncuran aplikasi ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat transformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik
Capaian ini menempatkan Sumedang sebagai salah satu daerah dengan kualitas pelayanan publik yang dinilai sangat baik
Fungsi paling mendasar dari ASN Digital adalah sebagai hub atau pusat kendali layanan.
Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan 2026 sebagai momentum peningkatan kinerja, integritas, dan profesionalisme dalam melayani masyarakat Kabupaten Bekasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved