Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 43 Prajurit Koramil 1624-03/Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, menerima vaksinasi Covid-19. Vaksinasi ditargetkan pada seluruh Babinsa dan petugas penegak disiplin protokol kesehatan.
Vaksinasi tersebut dilakukan Tim Medis dari Puskesmas Lewoleba, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata, di Aula Puskesmas Lewoleba, Selasa (16/3).
358 orang personil yang ada di wilayah Kodim 1624/Flotim, ditargetkan menerima vaksinasi covid-19. Sebelum pelaksanaan vaksinasi, terlebih dahulu dilaksanakan pemeriksaan beberapa tahap untuk memastikan bahwa penerima vaksin benar-benar memenuhi syarat untuk disuntik vaksin.
Dandim 1624/Flotim Letkol Czi Imanda Setyawan, Selasa (16/3/2021) mengatakan sesuai program pemerintah, anggota TNI menjadi sasaran vaksin gelombang kedua karena tergolong dalam profesi yang berhubungan dengan pelayanan publik.
Vaksinasi ditargetkan pada seluruh Babinsa dan petugas penegak disiplin protokol kesehatan. Tidak ada arahan khusus bagi anggota untuk mengikuti vaksinasi, namun para prajurit diarahkan mempersiapkan fisik, berolahraga dan mengkonsumsi makanan bergizi.
Dalam kesempatan ini juga, Dandim Imanda mengimbau kepada seluruh masyarakat agar turut ikut mendukung dan menyukseskan program vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintah saat ini.
Menurutnya, vaksinasi ini merupakan upaya untuk dapat segera bangkit dari berbagai dampak yang ditimbulkan oleh adanya pandemi Covid-19. "Vaksin Covid-19 yang diberikan pemerintah telah melalui legalitas dan lulus uji klinis dari BPOM dan MUI, vaksin ini aman dan halal. Jadi jangan ada yang ragu atau takut jika disuntik vaksin," tegasnya.
Adapun pelaksanaan vaksin dilaksanakan selama satu hari, personil yang melaksanakan vaksinasi antara lain berjumlah 43 orang yang berada di Koramil 1624-03/Lewoleba.
"Melalui vaksin kekebalan tubuh makin baik sehingga dapat menjalankan tugas dan melayani masyarakat secara maksimal," tandasnya.
Harapannya, tidak ada keraguan lagi kepada masyarakat terhadap pemberian vaksin dari pemerintah ini, dan proses vaksinasi bisa berjalan lancar hingga ke masyarakat. (OL-13)
Baca Juga: BMKG Minta Desa Rawan Gempa dan Tsunami Miliki Peta Evakuasi
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Orang yang hidup dengan HIV (ODHA) memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi menular seksual (IMS). Selain berdampak langsung pada kesehatan.
Dalam kondisi hujan, tingkat kelembapan tinggi, dan suhu tinggi, melakukan aktivitas fisik di tempat terbuka meningkatkan peluang terserang penyakit.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan selama tidak ada deklarasi epidemi di daerah maka korban keracunan MBG akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Adanya hewan hidup dan hewan yang baru disembelih di area yang sama meningkatkan paparan cairan tubuh dan feses yang mengandung virus.
Ahli epidemiologi Michael Osterholm memperingatkan dunia agar bersiap menghadapi pandemi mematikan berikutnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved