Selasa 02 Maret 2021, 23:21 WIB

Pemkot Palembang tidak Izinkan Pembangunan Apartemen 34 Lantai

Mediaindonesia.com | Nusantara
Pemkot Palembang tidak Izinkan Pembangunan Apartemen 34 Lantai

ANTARA/INDRIANTO EKO SUWARSO
Ilustrasi

 

Pemerintah Kota Palembang, Sumsel, tidak mengizinkan rencana pengembang PT Kawan Lama membangun apartemen setinggi 34 lantai di kawasan Lapangan Hatta Kecamatan Ilir Timur II karena tidak sesuai rencana tata ruang dan wilayah (RTRW).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palembang Ahmad Mustain di Palembang, Sumsel, Selasa, mengatakan kawasan Lapangan Hatta seluas satu hektare tersebut hanya dapat dibangun gedung maksimal dua lantai.

"RTRW Lapangan Hatta termasuk kawasan terbuka nonhijau, maksimal pendirian bangunan adalah dua lantai," ujarnya.

Menurut dia, Pemkot Palembang belum memiliki payung hukum yang memungkinkan adanya kompensasi untuk pembangunan gedung yang tingginya melebihi batas maksimal ketentuan RTRW seperti Kota Jakarta.

Pihaknya terpaksa tidak mengakomodasi konsep rancangan PT Kawan Lama yang rencananya membangun apartemen 34 lantai untuk kalangan pekerja dan mahasiswa (nonpremium).

Sebelumnya, Pemkot Palembang menawarkan revitalisasi Lapangan Hatta di samping Universitas Taman Siswa (Unitas) Palembang kepada pihak ketiga untuk mengoptimalkan fungsinya, karena selama ini kawasan itu hanya menyumbang retribusi Rp200 juta per tahun.

Mustain menyebut nilai investasi apartemen 34 lantai itu mencapai Rp600 miliar, sehingga pihaknya berupaya menawarkan alternatif konsep maupun lokasi lain kepada pengembang agar potensi investasi tetap masuk.

"Kami tawarkan agar mereka ubah konsep dengan tetap mempertahankan fungsi kawasan sebagai ruang terbuka nonhijau," kata dia.

Pihaknya juga menawarkan lokasi revitalisasi lain di antaranya kawasan Stadion Kamboja, Kantor Dishub Palembang, dan Komplek Pemkot Palembang di Jalan Merdeka.

"Revitalisasi beberapa lokasi yang kami rencanakan butuh biaya besar, maka itu butuh pihak ketiga," ujarnya. (Ant/OL-12)

Baca Juga

ANTARA/Teuku Dedi Iskandar

Warga Nagan Raya Tanami Jalan Rusak dengan Pohon Pisang

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 15 April 2021, 07:47 WIB
"Pohon pisang ini ditanam warga di atas badan jalan karena kecewa badan jalan tidak diaspal oleh pemerintah daerah. Ada sekitar satu...
Ilustrasi

KKB Diduga Bunuh Tukang Ojek di Eromaga Papua

👤Yakub Pryatama 🕔Kamis 15 April 2021, 07:47 WIB
Saat ini tim gabungan TNI-Polri sedang menuju ke wilayah Puncak untuk melakukan pemeriksaan terkait dengan insiden yang menewaskan warga...
MI/Bagus Suryo

Borneo Rescue Kini Kirim Relawan Bencana ke Malang

👤Denny Susanto 🕔Kamis 15 April 2021, 07:35 WIB
Setelah menerjunkan tim ke Nusa Tenggara Timur, Borneo Rescue juga mengirimkan relawan Malang, Jawa...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya