Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (9/2) mengajak penyintas covid-19 di daerah itu bersedia mendonorkan plasma konvalesen bagi pasien yang masih berjuang melawan penyakit di rumah sakit. Setiap hari, permintaan plasma konvalesen di Kota Kupang meningkat seiring bertambahnya pasien covid-19. Pada Senin (8/2) tercatat lima kali permintaan plasma konvalesen dari rumah sakit.
"Bagi umat yang sudah dinyatakan sembuh agar bersedia menjadi pendonor plasma konvalesen bagi yang masih terpapar covid-19," kata Ketua Umum MUI NTT, Abdul Kadir Makarim dalam keterangan tertulis diterima mediaindonesia.com, Selasa (9/2).
Data Dinas Kesehatan NTT, Selasa pagi total pasien covid-19 di Kota Kupang mencapai 1.700 orang, hanya 217 dirawat di rumah sakit, sedangkan ribuan pasien lainnya terpaksa menjalani karantina mandiri di rumah karena keterbatasan tempat tidur dam ruang perawatan.
Makarim juga minta umat muslim di daerah itu mendukung dan mengikuti aturan yang sudah disampaikan pemerintah yakni menaati protokol kesehatan secara ketat demi memutus rantai penyebaran covid-19.
Adapun aktivitas beribadah di masjid secara berjamaah untuk salat Jumat maupun salat fardhu berpedoman pada edaran pemerintah daerah.
"Menghimbau umat Islam bersama-sama elemen masyarakat lainnya bersatu padu melakukan segala upaya menangkal dan memimalkan penyebaran covid-19," ujarnya.
Untuk MUI di kabupaten dan kota, tambah Makarim, diminta menginisiasi penyediaan petugas pemulasaran jenasah khusus muslim di rumah sakit serta mengupayakan agar pemakanan jenasah covid-19 dilakukan sesuai dengan syariat islam, namun tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan NTT David Mandala menyebutkan pasien sembuh covid-19 pada Senin malam bertambah 99 orang. Namun pada hari yang sama, terjadi tambahan 120 kasus baru di Kota Kupang dan enam kabupaten. Tambahan kasus harian terbanyak di Kota Kupang sebanyak 95 orang dan Belu 17 orang.
baca juga: BUMN di DIY Pelopori Donor Plasma Konvalesen
Total pasien sembuh dari covid-19 di NTT kini mencapai 3.436 orang atau 53% dari 6.495 kasus, dirawat 2.895 orang dan meninggal 164 orang. Kota Kupang masih tercatat sebagai daerah dengan covid-19 terbanyak yakni 3.033 orang dan juga jumlah kasus kematian terbanyak di NTT 73 orang. (OL-3)
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan membangun Hunian Tetap (Huntap) tahap pertama bagi para penyintas bencana erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-Laki.
KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemlu) RI meminta klarifikasi kepada pemerintah Timor Leste terkait insiden penembakan terhadap seorang WNI di kawasan perbatasan.
Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, memimpin upacara penurunan bendera HUT ke-80 RI dengan khidmat.
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) berkomitmen dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
DEPUTI Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT Didiet Aditya menyebutkan transaksi QRIS di daerah itu memperlihatkan pertumbuhan yang signifikan selama periode Januari hingga Juni 2025.
UPACARA Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia (RI) di Kantor Camat Musi, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, Minggu (17/8), berlangsung khidmat.
Kampus sebagai pusat ilmu pengetahuan seharusnya menjadi garda terdepan dalam membela kemanusiaan.
KETUA Umum MUI Anwar Iskandar bersama Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Noor Achmad secara resmi meluncurkan buku tentang kiprah keislaman Prabowo.
Ferry didapuk sebagai tokoh bangsa yang dapat mengubah strategi ekonomi Indonesia dan lebih berpihak pada pertumbuhan ekonomi desa dan umat.
WAKIL Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar abbas, mengatakan bahwa warga negara Indonesia benar-benar kehilangan dengan meninggalnya Kwik Kian Gie.
Fenomena sound horeg harus dilihat dari dampak yang ditimbulkan apakah itu baik atau merugikan masyarakat.
Fatwa MUI merekomendasikan agar Kemenkum tidak mengeluarkan legalitas sound horeg, termasuk kekayaan intelektual (KI) sebelum ada komitmen perbaikan
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved