Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEEKOR anak Harimau Sumatra dirawat tim kesehatan hewan dari BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Resort Aceh Tenggara. Penanganan medis itu dilakukan di komplek perkantoran TNGL Kawasan Desa Tanah Merah, Kecamatan Badar, Aceh Tenggara.
Anak harimau jantan itu, Jumat (22/1) sore, ditemukan terkena jeratan babi di sekitar pinggiran hutan TNGL (Taman Nasional Gunung Leuser)
kawasan Kampung Gulo, Kecamatan Darul Hasanah.
Saat ditemukan, kaki kanan depan anak harimau liar berusia sekitar 1,4 tahun tersebut dalam kondisi luka bekas kawat jeraratan.
Baca juga: Asap Gunung Merapi Membubung Hingga 300 Meter
Kulit luarnya koyak hingga tampak bagian tulang. Untuk menyelamatkan nyawa hewan langka yang dilindungi itu, tim BKSDA harus mengambil tindakan medis secara cepat dan tepat.
Camat Darul Hasanah Hayadun mengatakan, sebelum terkena jeratan, anak harimau itu sering berkeliaran di hutan sekitar pekebunan kakao warga.
Selain itu, ada dua lagi harimau dewasa yang juga sering terlihat petani saat beraktivitas di kebun mereka.
Dikatakan Hayadun, satu di antara dua harimau dewasa yang masih hidup bebas sekitar perkampungan Gulo tersebut adalah induk harimau yang terkena jeratan babi dan kini sedang dalam perawatan BKSDA.
"Untuk sementara waktu, petani diimbau jangan dulu beraktivitas di kebun. Jangan sampai terjadi konflik dengan dua harimau besar yang sering keluar masuk hutan mencari anaknya yang hilang. Setelah anak harimau itu sembuh dan sudah berhasil dilepas ke habitatnya, baru warga boleh pergi ke kebun," tutur Hasanuddin, tokoh masyarakat petani kakao di Aceh Tenggara, Minggu (24/1). (OL-1)
BBKSDA Riau telah memasang dua unit kamera trap guna mengidentifikasi hewan liar.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengecek kondisi harimau yang sempat viral bahwa ada isu pakan harimau diambil oleh petugas di Ragunan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklarifikasi kabar beredar yang menyebut harimau Sumatera di Taman Margasatwa Ragunan yang viral di media sosial adalah miliknya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh atas kebutuhan pakan harimau peliharaannya yang saat ini dititipkan di Ragunan.
Pria yang akrab disapa Pram itu pun memastikan satwa tersebut tetap mendapatkan pakan yang cukup dan berada dalam pengawasan.
Jika harimau dan macan tutul muncul di kebun, jalan raya, bahkan hotel, itu pertanda mereka terpaksa keluar dari hutan untuk bertahan hidup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved