Rabu 20 Januari 2021, 21:25 WIB

Stasiun Tulungagung Sediakan Layanan Tes Usap Antigen

Mediaindonesia.com | Nusantara
Stasiun Tulungagung Sediakan Layanan Tes Usap Antigen

Antara/Muhammad Iqbal
Ilustrasi suasana Stasiun Rangkasbitung sebelum pandemi covid-19.

 

Stasiun Tulungagung menyediakan layanan tes usap antigen untuk penumpang kereta api jarak jauh yang belum membawa surat keterangan bebas Covid-19 sebagaimana dipersyaratkan demi mencegah/meminimalkan risiko penularan virus itu di antara penumpang dan petugas KA.

"Layanan ini berlaku (hanya, red.) untuk penumpang KA jarak jauh," kata Kepala Stasiun Tulungagung, Erwin Kurniawan, di Tulungagung, Rabu (20/1).

Layanan tes usap antigen di Stasiun Tulungagung ini tergolong baru. Sebelumnya, calon penumpang KA jarak jauh yang tidak/belum mengantongi surat keterangan bebas Covid-19, hanya bisa mendapat layanan tes usap antigen di Stasiun Blitar, Kediri, dan Surabaya.

Ia menyebut layanan ini tergolong murah. Jika di laboratorium swasta atau di RS biaya tes usap antigen bisa mencapai Rp250 ribu untuk sekali tes usap, di Stasiun Tulungagung maupun Stasiun Blitar, Kediri, dan Surabaya Rp105 ribu.

Selain penumpang, petugas KA jarak jauh seperti masinis, prama dan prami (petugas pelayanan penumpang) juga melakukan tes usap antigen.

Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 selama perjalanan menggunakan KA.

Jika ditemukan yang reaktif, pihaknya akan membatalkan tiket penumpang yang bersangkutan, sedangkan uang tiket akan dikembalikan secara utuh.
"Jika positif tiketnya dibatalkan dan dikembalikan seratus persen," katanya.

Untuk yang reaktif akan diisolasi terlebih dahulu, sembari menunggu petugas kesehatan dan dilakukan tes usap PCR.

Tes usap antigen tak membutuhkan waktu lama. Hasilnya bisa diketahui selang sekitar lima menit setelah tes, sehingga tak mengganggu jadwal perjalanan calon penumpang.

Untuk tes usap antigen penumpang cukup menunjukkan tiket dan kartu identitas. Selanjutnya akan didata dan dilakukan tes usap antigen oleh petugas di bilik berukuran 1 x 1 meter. (Ant/OL-12)

Baca Juga

DOK MI.

Seorang Anak di Cianjur Meninggal dengan Indikasi Suspek Difteri

👤Benny Bastiandy 🕔Minggu 25 September 2022, 14:45 WIB
Seorang anak warga Desa Cibiuk Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia, dengan indikasi suspek...
DOK Tagana Pamijahan.

Jalan Utama Kecamatan Bantarkalong Menuju Culamega Tertutup Longsor

👤Kristiadi 🕔Minggu 25 September 2022, 14:30 WIB
Kepala Desa Pamijahan, Bantarkalong, Ipin Aripin, mengatakan hujan deras yang terjadi semalam menyebabkan suatu tebing longsor menimbun...
Ist

Finis Friendship Run Medan, Ganjar Terima Kalungan Kain Ulos dari Warga

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 13:39 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tersenyum lebar sembari mengangkat kain ulos saat memasuki garis finis Bank Jateng Friendship Run...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya