Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
TANGAN lembut pemerintah masih terus menjaga para pengungsi yang terdampak bencana erupsi Gunung Merapi. Bantuan untuk mereka terus mengalir.
Di pos pengungsian Desa Balerante dan Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Jawa Tengah dan kabupaten, belum berhenti. BNPB mengalirkan bantuan berupa matras, selimut, paket sandang, dan perlengkapan sekolah.
“BNPB juga menyerahkan bantuan paket lauk, paket siap saji dan paket tambah gizi. Jika dihitung nominal, total mencapai Rp114,6 juta,” kata Kepala Seksi Logistik, BPBD Klaten, Rujedy Endro Suseno.
Sementara itu, BPBD Jawa Tengah memasok beras, gula, kecap, minyak goreng, family kit, sarung, handuk, dan tas sekolah. “BPBD memberikan bantuan sembako untuk relawan di posko siaga bencana erupsi Merapi. Posko berada di Desa Balerante, Tegalmulyo dan Sidorejo,” tambahnya.
Sampai kemarin, sebanyak 275 warga mengungsi di Balai Desa Balerante dan Tegalmulyo. Mereka sudah 2 bulan di pengungsian.
Di Magelang, Jawa Tengah, pengungsi dikunjungi Yayasan Kartika Jaya XII-1 Akademi Militer dan SMP Kartika XII-1 Mertoyudan. Mereka menggelar bakti sosial di pos pengungsian Dusun Babadan I, Desa Paten. Rombongan juga menyerahkan sejumlah bantuan. “Bantuan berasal dari orangtua siswa, guru, dan karyawan,” ungkap Kepala SMP Asrual Triwirasto.
Di Lembata, Nusa Tenggara Timur, warga korban erupsi Gunung Lewotolok juga mendapat perhatian Melanie Subono melalui Rumah Harapan Melanie. Aktivis sosial itu mendonasikan bantuan untuk pengungsi penyandang disabilitas. Bantuan berupa kursi roda, tongkat kaki dewasa, tongkat kaki anak, dan tongat bagi penyandang tunanetra.
Dalam program donasi itu, Melanie juga melibatkan JNE untuk pengiriman gratis. Sejumlah pesohor juga bergabung, yakni Sandrina Malakiano, Erick EST, dan Alvin Adam. (JS/TS/OL/PT/Ant/N-3)
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Jarak luncur ke-8 kali awan panas guguran itu maksimum 1.500 meter dari puncak dan mengarah ke barat daya atau mengarah ke hulu Kali Krasak, Bebeng dan Sat/Putih.
BPPTKG Yogyakarta melihat adanya sedikit perubahan morfologi pada kubah barat daya Gunung Merapi, akibat perubahan volume kubah dan aktivitas guguran lava.
BPPTKG Yogyakarta menyatakan luncuran awan panas guguran maupun lava Gunung Merapi, masih dalam jarak aman dari permukiman maupun destinasi wisata di lereng gunung itu.
BADAN Geologi ESDM menyebut dari sekitar 500 gunung api di Indonesia, pertengahan Desember ini sebanyak 3 gunung berstatus siaga, 24 waspada, dan total 127 gunung api berstatus aktif.
"Jadi memang wajar (terjadi guguran) ketika musim hujan di bulan November, Desember (2025), kemudian puncaknya nanti Januari, Februari (2026) itu intensitas guguran akan sedikit meningkat,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved