Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIM hujan berkepanjangan dan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan menimbulkan kekhawatiran merebaknya penyakit hewan menular di wilayah tersebut. Rabies dan flu burung merupakan penyakit yang masih menjadi momok di Kalsel.
"Saat musim penghujan dan bencana banjir seperti ini yang kita khawatirkan penyakit hewan menular merebak. Untuk itu, kita terus melakukan pemantauan dan pengawasan di lapangan guna mengantisipasinya," ungkap Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel Suparmi, Rabu (13/1).
Dikatakan Suparmi, beberapa penyakit hewan menular (PHMS) masih menjadi momok masyarakat. Antara lain avian influenza (flu burung), rabies, jembrana, dan brucellosis.
Baca juga: Pasien Covid-19 Sembuh di Klaten Bertambah
"Rabies merupakan penyakit zoonosis yang menjadi perhatian serius Pemprov Kalsel," ujarnya.
Pada 2019, tercatat ada 130 kasus penyakit hewan menular terdiri dari 38 kasus AI, 6 kasus brucellosis, 39 kasus jembrana, dan 47 kasus rabies.
Sedangkan pada 2020, ada 1.387 laporan tentang situasi penyakit hewan.
Namun, setelah melalui peneguhan dan diagnosa ditemukan 11 kasus penyakit hewan menular. Terdiri dari 6 kasus rabies dan 5 kasus flu burung.
Kasus rabies muncul di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Tabalong, Balangan dan Kota Banjarbaru.
Provinsi Kalsel merupakan lumbung ternak sapi dan kerbau serta unggas (ayam dan itik) di Pulau Kalimantan. Dinas Perkebunan dan Peternakan
Kalsel masih mendata dampak dan kerugian banjir untuk sektor peternakan. Laporan sementara ada sejumlah peternak yang mengalami kerugian berupa matinya hewan ternak akibat banjir. (OL-1)
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved