Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEPANJANG 2020, Kepolisian Resor Ternate, Provinsi Maluku Utara berhasil mengamankan 1 ton lebih minuman keras jenis Cap Tikus yang dipasok dari luar Ternate.
Kapolres Ternate AKBP Aditya Laksamada kepada wartawan mengatakan barang bukti minuman keras yang diamankan berasal dari luar Ternate.
"Sepanjang 2020, satuan Sabhara Polres Ternate mengaman 1 ton 125 liter minuman keras jenis Cap Tikus yang dipasok dari luar Ternate," kata Kapolres dalam konferensi pers akhir tahun di aula Polres Ternate, pertengahan pekan lalu.
Baca juga: Polresta Surakarta Jaring 20.887 Orang Saat Operasi Yustisi Prokes
Menurutnya, selain 1 ton miras jenis Cap Tikus, angggota Polres Ternate juga berhasil menyita 1.081 botol miras golonggan A dan C dari hasil operasi Januari hingga Desember 2020.
"Dari jumlah barang bukti yang kami tangkap itu, 9 di antaranya berdasarkan Laporan Polisi sedangkan sisanya tangkapan tanpa pemilik," tambah Kapolres
Selain itu, berdasarkan Laporan Polisi, polisi berhasil mengamankan 10 pemilik barang haram tersebut dan semunya sudah disidangkan ke tindak pidana ringan (tipiring) dengan jumlah denda yang dibayarkan itu sebesar Rp8.750.000.
"Jadi, mereka sudah kami naik sidangkan dan diwajibkan untuk membayar denda masing-masing putusan yang diberikan," pungkasnya. (OL-1)
Bantuan berupa 2.000 tas sekolah dan 500 topi bagi anak-anak di Maluku Utara.
Kapal pesiar yang berbasis di Amerika itu membawa sebanyak 100 wisatawan mancanegara yang sebagian dari mereka berkunjung ke sejumlah tempat wisata sejarah di Kota Ternate.
Kegiatan itu terdiri dari kategori pelajar, umum, dan TNI-Polri, diikuti 318 peserta dalam rangka HUT ke-26 Provinsi Maluku Utara dan HUT ke-80 TNI.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) menyelenggarakan bakti sosial yang diikuti 402 peserta.
Cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan Maluku Utara sejak Selasa (7/10) menghambat arus penyeberangan, menyebabkan penumpukan kendaraan dan keterlambatan distribusi logistik.
Pemilihan Ternate sebagai lokasi awal ajang ini dilandasi keyakinan Menpora bahwa wilayah ini memiliki banyak bibit unggul di bidang sepak bola.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved