Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN yang kembali turun terus-menerus di Kota Medan sejak sore hingga malam, Jumat (4/12), mengakibatkan daerah yang mengalami banjir kian meluas.
Sekretaris BPBD Kota Medan Nurly mengungkapka sampai dengan pukul 20.20 WIB banjir sudah meluas ke 9 dari 21 kecamatan di kotanya.
Baca juga: Imigrasi Bali Deportasi WNA Ukraina
"Kecamatan-kecamatan yang terdampak banjir antara lain Medan Maimun, Medan Johor, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Baru, Medan Petisah, Medan Polonia, Medan Helvetia dan Medan Labuhan," terangnya, Jumat (4/12) malam.
Jumlah kecamatan terdampak banjir itu lebih banyak dari sebelumnya yang mana sebelum hujan kembali turun pada sore hari tercatat baru 7 kecamatan digenangi banjir.
Sebelumnya, BPBD Medan mencatat banjir merendam 7 kecamatan di Medan, yaitu Kecamatan Medan Maimun, Medan Johor, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Baru, Medan Petisah dan Medan Polonia. Banjir merendam 2.773 rumah, 1.983 KK dan 5.965 jiwa.
Namun pada Jumat malam angka bertambah. Warga terdampak menjadi sebanyak 4.099 KK atau 12.383 jiwa. Mereka menempati 2.246 rumah di 9 kecamatan yang tersebar di 13 Kelurahan.
Baca juga: Skola Pela, Entaskan Kesenjangan Tenaga Pendidik
Adapun korban meninggal dunia sebanyak 5 orang dan 2 lainnya masih hilang. Sebanyak 181 jiwa sudah berhasil dievakuasi dengan rincian, anak-anak 50 jiwa, balita 38 jiwa, dewasa 67 jiwa dan lansia 26 jiwa.
Saat ini BPBD dan berbagai stakeholder terkait, seperti TNI/ Polri, PMI dan relawan masih terus memantau daerah aliran sungai. Pusdalops BPBD juga melakukan pengecekan dan pendataan di lapangan untuk menginventarisir
kerusakan sarana prasarana yang lain.(OL-6)
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Pelaku disebut sering melihat ibunya melakukan kekerasan verbal dan fisik terhadap kakaknya, dirinya sendiri, hingga ayahnya.
Cuaca ini disebabkan Bibit Siklon Tropis Bakung di Samudra Hindia barat daya Lampung; Bibit Siklon 93S di Samudra Hindia selatan Jawa Timur; dan Bibit Siklon 95S
Kota Langsa merupakan penyumbang transaksi terbesar bagi Pasar Induk Lau Cih.
Endipat juga mengkritik pihak-pihak yang hanya sekali datang ke lokasi bencana namun mengklaim paling bekerja. Menurutnya, pemerintah sudah bergerak sejak hari pertama.
Ia menambahkan bahwa Indonesia berupaya memasukkan ketentuan terkait bisnis dan HAM ke dalam revisi Undang-Undang HAM.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved