Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DPRD Provinsi Kalimantan Selatan tengah menggodok rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pengelolaan hutan berkelanjutan dalam rangka menjamin pelestarian fungsi kawasan hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan.
"Pembahasan Raperda ini sampai tahap uji publik dengan mengundang para stakeholder termasuk organisasi lingkungan dan masyarakat," tutur Zulva Vikra, Anggota Pansus Raperda Pengelolaan Hutan Berkelanjutan DPRD Kalsel.
Namun raperda ini mendapat pertentangan sejumlah pihak seperti Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalsel.
Direktur Eksekutif Walhi Kalsel, Kisworo Dwi Cahyono, Jumat (4/12), menegaskan raperda ini belum mengakomodir hak masyarakat adat.
"Seharusnya Pemda dan DPRD terlebih dulu membuat aturan yang secara hukum mengakui keberadaan masyarakat adat. Baru kemudian, membuat peraturan dan kebijakan lain," tegasnya.
Sebagai contoh masyarakat adat Dayak Meratus yang tersebar di kawasan Pegunungan Meratus sudah ada sebelum Indonesia merdeka yang seharusnya diakui keberadaannya secara hukum.
"Pengakuan itu adalah bentuk apresiasi kepada masyarakat adat, yaitu masyarakat adat Dayak Meratus yang ada sejak sebelum merdeka dan sampai sekarang mampu berkehidupan dan mengelola kawasan dengan baik," ujarnya.
Menurut Kisworo pengakuan masyarakat adat diatur dalam Permendagri Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat serta dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahub 1999 tentang Kehutanan.
Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Fatimatuzzahra mengapresiasi raperda inisiatif dari DPRD Kalsel guna menciptakan keberhasilan pembangunan kehutanan di Kalsel.
"Raperda ini bertujuan untuk mewujudkan tata kelola hutan berbasis karakteristik wilayah yang professional dan sinergis, dengan memperhatikan aspek pemberdayaan masyarakat secara partisipatif dan kolaboratif," ujarnya.
Selain itu juga untuk menjamin kelestarian fungsi hutan sebagai sistem penyangga kehidupan untuk mencapai manfaat lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi yang seimbang dan berkelanjutan. Serta mengoptimalkan kelembagaan pengelolaan hutan secara efektif dan efisien, meningkatkan kapasitas dan keberdayaan masyarakat secara partisipatif, berkeadilan, dan berwawasan lingkungan hidup.
baca juga: Kota Binjai Dilanda Banjir Besar
Terkait hak masyarakat adat sejatinya DPRD Kalsel juga tengah membahas Raperda tentang Budaya dan Masyarakat Adat. Luas hutan Kalsel seluas 1,7 juta hektar. Dari luas kawasan hutan yang mencapai 45,6 persen luas wilayah Provinsi Kalsel tersebut terdiri dari Hutan Konservasi seluas 213.285 hektar, Hutan Lindung 526.425 hektar, Hutan Produksi 762.188 hektar, Hutan Produksi Terbatas 126.660 hektar serta Hutan Produksi Konversi 151.424 hektar. (OL-3)
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
Polda Riau mengungkap kasus dugaan pelanggaran konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem di Kabupaten Bengkalis.
Studi terbaru ungkap hutan hujan Australia tak lagi jadi penyerap karbon. Suhu tinggi dan kekeringan membuat hutan justru melepaskan CO2 ke atmosfer.
Regenesis juga menegaskan keselarasan APP Group dengan Rencana Aksi Strategis Keanekaragaman Hayati Indonesia (IBSAP) 2025-2045 yang diluncurkan pemerintah
KETUA Delegasi RI untuk COP29, Hashim Djojohadikusumo, mengatakan Presiden RI Prabowo Subianto telah menyetujui reboisasi atau penghijauan kembali besar-besaran.
PT Eigerindo MPI, distributor brand EIGER Adventure, berkolaborasi dengan Yayasan Wanadri untuk menanam dan merawat 10.000 bibit mangrove di Belitung
SEKRETARIS Jenderal KLHK Bambang Hendroyono mendorong pemerintah secara kolaboratif menciptakan kebijakan yang mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved